RADAR PALU – Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae menyampaikan bahwa peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui launching serentak 1.061 titik koperasi di seluruh Indonesia.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa, termasuk mendorong koperasi menjadi penopang distribusi pangan dan kebutuhan masyarakat.
Rizal mengungkapkan, saat ini terdapat lima gedung KDKMP di Kabupaten Sigi yang telah rampung 100 persen secara fisik. Sementara itu, puluhan koperasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Baca Juga: Sigi Luncurkan Program Adaptasi Iklim 2026–2028, Sasar Desa Rentan dan Petani
“Sekarang di Kabupaten Sigi yang 100 persen secara fisik telah selesai itu ada lima, dan yang sementara dalam tahap finishing ada sekitar 56 koperasi,” ujarnya.
Menurut Rizal, pasca diresmikannya operasional KDKMP di Desa Lolu, Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas Koperasi dan Dinas Pertanian akan membangun kerja sama dengan MBG/SPPG agar koperasi dapat berperan sebagai penyuplai kebutuhan pangan.
Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi penghubung antara petani dan pasar.
Baca Juga: Panen Raya Jagung Serentak di Sigi, DPRD Sulteng Tegaskan Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
“Saya nanti bersama teman-teman dari Dinas Koperasi dan juga Dinas Pertanian akan mengundang teman-teman MBG/SPPG agar bisa bekerja sama dengan koperasi, sehingga koperasi dapat menjadi penyuplai,” jelasnya.
Ia menuturkan, skema kerja sama itu juga diharapkan mampu membantu petani keluar dari ketergantungan terhadap tengkulak maupun pemodal. Nantinya koperasi dapat memberikan dukungan pembiayaan kepada petani, sekaligus menjadi tempat penjualan hasil panen dengan bunga pinjaman rendah dan harga yang mengikuti pasar.
“Jadi koperasi bisa meminjamkan kepada para petani, kemudian hasil panen dijual kembali ke koperasi dengan bunga yang sekecil-kecilnya dan harga sesuai harga pasar,” katanya.
Baca Juga: BPBD Sulteng Pastikan Situasi Aman Usai Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Sigi
Rizal menambahkan, Kabupaten Sigi memiliki potensi pertanian yang besar untuk mendukung program tersebut. Hampir seluruh kebutuhan bahan pokok, mulai dari beras, ayam, daging, telur hingga komoditas hortikultura tersedia di daerah itu.
“Jadi nanti tinggal saya bertanya kepada MBG sehari butuh berapa tomat, berapa ayam, berapa butir telur. Itu yang akan kita kolaborasikan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menilai fasilitas kendaraan operasional yang nantinya dimiliki koperasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi hasil pangan secara langsung kepada pihak MBG/SPPG.
Baca Juga: Tertibkan Tambang Ilegal di Sigi Kota, Satpol PP-Damkar Turun ke Tiga Lokasi
“Tadi kita lihat setiap koperasi akan memiliki mobil pick up dan truk. Kenapa tidak kita manfaatkan untuk mengantarkan langsung kebutuhan kepada pihak MBG,” pungkasnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin