RADAR PALU – Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi menyebut perayaan HUT Mori Atas ke-117 menjadi momentum penting dalam mendorong inovasi daerah sekaligus memperkuat identitas daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Delis saat menghadiri langsung kegiatan yang digelar di aula kantor Camat Mori Atas, Kamis (30/04/2026).
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Delis juga meluncurkan Mars Mori Atas serta menandatangani prasasti sebagai simbol penguatan jati diri dan sejarah wilayah.
Baca Juga: Aksi Mayday Buruh di Morut, Jadikan Kantor Bupati sebagai Tempat Shalat Jumat
Perayaan diawali dengan ibadah, penampilan seni tari, serta pembacaan sejarah Mori Atas yang berdiri sejak 31 Maret 1909. Kegiatan ini menegaskan bahwa HUT Mori Atas ke-117 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang refleksi sejarah dan penguatan identitas Morut.
Bupati Delis mengapresiasi peran generasi muda yang terus menjaga nilai sejarah dan menghormati jasa para pendahulu.
"Momentum HUT Mori Atas ke-117 ini harus memperkuat persatuan, menjaga sejarah, dan mendorong kemajuan daerah," ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Layanan, Polres Morut Mulai Pembangunan Polsubsektor Petasia Barat
Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa kemajuan Morowali Utara saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
Dia juga menyinggung capaian terbaru daerah berupa penghargaan National Governance Awards 2026 dari Metro TV dalam kategori Top Regency in Strategic Mineral Downstreaming.
Dia bilang, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan transformasi ekonomi melalui hilirisasi mineral mampu meningkatkan daya saing daerah.
Baca Juga: Perkuat Layanan, Polres Morut Mulai Pembangunan Polsubsektor Petasia Barat
"Semangat HUT Mori Atas ke-117 harus menjadi energi baru untuk terus berinovasi dan membangun daerah yang lebih maju," tegasnya.
Camat Mori Atas, Akron S. Tampake, menjelaskan bahwa perayaan ini menjadi yang pertama digelar secara resmi sepanjang sejarah kecamatan.
Dia juga memaparkan berbagai inovasi yang telah dijalankan sebagai bagian dari semangat HUT Mori Atas ke-117 dorong inovasi.
Baca Juga: PMD Morut Sebut Barang BKK Tak Sesuai Proposal Dibeli Offline
Beberapa inovasi tersebut antara lain SANGAT PAS (Sambang Camat Jumpa Masyarakat) guna memperkuat komunikasi dan pembinaan di 14 desa sejak 2024.
Kemudian Si-PUTRI (Sistem Pelayanan Umum Terintegrasi) yakni program digitalisasi layanan SKTM berbasis tanda tangan elektronik (TTE), serta Pukul Rata (Pusat Kuliner Pambarea Tomata) dengan sasaran pengembangan ekonomi masyarakat melalui pusat kuliner malam.
"Inovasi ini kami dorong untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Akron.
Sementara itu Ketua TP-PKK Morut sekaligus Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang turut mengapresiasi kekompakan masyarakat Mori Atas.
Dia optimistis, di usia ke-117, Mori Atas mampu berkembang lebih maju dengan semangat MONTAMA (Maju, Optimis, Inovatif, Tangguh, dan Mandiri).
"Saya yakin Mori Atas mampu menjadi kecamatan yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera melalui kolaborasi semua pihak," sebut Febriyanthi.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin