Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Akan ke China, Bidik Kerja Sama Pertanian, Perikanan hingga Ekspor Durian

Talib • Senin, 4 Mei 2026 | 18:17 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid siapkan kerja sama dengan China untuk dorong sektor pertanian, perikanan, dan ekspor durian.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid siapkan kerja sama dengan China untuk dorong sektor pertanian, perikanan, dan ekspor durian.

RADAR PALU — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengungkapkan rencana kunjungan kerja ke China dalam waktu dekat guna menjajaki peluang kerja sama strategis di sektor pertanian, perikanan, hingga pengembangan komoditas durian.

Hal tersebut disampaikan Anwar Hafid di hadapan asosiasi buruh dan para pekerja saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada Minggu (3/5/2026). 

Dalam sambutannya di Milinium Waterpark, ia meminta dukungan dan doa agar agenda kerja sama tersebut dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Ekspor 459 Ton Durian Rp 42,5 Miliar, Wagub Reny Gaspol Program BERANI Makmur

“Pada 17 Mei saya akan berangkat ke China untuk bertemu dengan Gubernur Provinsi Hainan dan Provinsi Sichuan,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan Provinsi Hainan akan difokuskan pada pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Sulawesi Tengah. 

Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan basis utama ekonomi daerah yang perlu diperkuat, di tengah dominasi industri nikel.

Baca Juga: Durian “Volcano” Tembus Pasar Tiongkok, Parigi Moutong Diproyeksikan Jadi Sentra Utama Produksi

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada industri nikel. Basis kita adalah pertanian dan perikanan,” tegasnya penuh semangat.

Selain itu, pada Juni mendatang, Anwar Hafid juga dijadwalkan bertemu dengan pemerintah Provinsi Sichuan untuk menjajaki kerja sama pengembangan komoditas durian yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ia menyebut, potensi durian sebagai komoditas ekspor kini semakin menjanjikan. 

Baca Juga: Dorong Ekspor Durian, DPR RI Ellen Esther Minta Penambahan Kuota Bibit untuk Petani Sulteng

Bahkan, harga durian yang sebelumnya hanya berkisar Rp8.000 per buah, kini dapat mencapai hingga Rp200.000 per buah setelah masuk pasar ekspor.

“Ke depan, durian bisa jadi komoditas unggulan. Nilainya bisa melampaui nikel dan emas jika dikelola dengan baik,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga akan menggandeng perguruan tinggi, termasuk Universitas Tadulako (Untad), dalam menjalin kerja sama riset dan pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Baca Juga: Barantin Minta Sulteng Jaga Kualitas, Waspadai Oknum Rusak Ekspor Durian

Kegiatan peringatan May Day tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Gubernur dr Reny Lamadjido, Ketua Apindo Sulteng Wijaya Chandra, Asisten Intelijen Kodam XXIII Palu Kolonel Infanteri M. Imasfy, Kabinda Sulteng, perwakilan Polda Sulteng, serta para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. ***

Editor : Talib
#Anwar Hafid #investasi #sulteng #durian #Cina