RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu merilis prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Sulawesi Tengah untuk periode 3–6 Mei 2026.
Secara umum, kondisi cuaca di perairan Sulteng diprakirakan cerah hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga lebat pada siang hingga malam hari.
BMKG menyebutkan arah angin dominan bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar 2 hingga 17 knot.
Baca Juga: Wagub Reny Lamadjido Dorong Biliar Jadi Mesin Ekonomi, Investor Siap Bangun Fasilitas Lengkap
Kecepatan angin maksimum berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan, di antaranya Perairan Tolitoli, Kepulauan Tojo Unauna, Teluk Tomini, Morowali, Morowali Utara, hingga wilayah perairan Banggai dan sekitarnya.
Meski demikian, untuk kategori tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter, BMKG menyatakan nihil atau tidak berpotensi terjadi di wilayah perairan Sulawesi Tengah selama periode tersebut.
Kendati gelombang relatif aman, BMKG tetap mengingatkan adanya potensi risiko keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
Baca Juga: Kunjungi Sentra Telur, Wawali Palu Dorong Perlindungan Lahan Peternak
Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang perlu waspada jika angin mencapai 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas laut, untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca terkini sebelum melaut.(*)
Editor : Mugni Supardi