RADAR PALU - Pemkab Morowali Utara (Morut) memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 dengan menggelar Apel Siaga Bencana di pelataran Kantor Bupati, Kolonodale, Minggu (26/4/2026).
Apel siaga bencana dipimpin Sekretaris Kabupaten (Sekkab)/Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morut, Musda Guntur yang bertindak sebagai pembina apel.
Kegiatan tersebut diikuti unsur TNI, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, BPBD Morut, PMI, PSC Morut, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan relawan.
Baca Juga: Devisit Rp285 Miliar, Pemkab Morut Butuh Suntikan Dana Segar PT SMI
Sejumlah pejabat hadir dalam apel tersebut, di antaranya Danramil 1311-03, perwakilan Kejaksaan, BNN, Lapas Kolonodale, Kepala BPBD Morut Delfia Parenta, Kasatpol PP, dan pimpinan perangkat daerah.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh Sekkab Musda didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Morut Delfia Parenta.
Dalam amanatnya, Sekkab Musda menegaskan bahwa Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 harus menjadi momentum mengubah pola pikir masyarakat terhadap bencana.
Baca Juga: Delis Resmi Jadi Waketum Aspeksindo, Perkuat Peran Morut di Sektor Kelautan Nasional
Musda mengatakan, penanggulangan bencana tidak hanya fokus pada dampak setelah kejadian, tetapi harus diarahkan pada langkah pencegahan dan pengurangan risiko bencana.
Dia menjelaskan tema nasional HKB 2026 yakni Siap Untuk Selamat, memiliki makna pentingnya kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menuju bangsa yang tangguh.
"Partisipasi aktif masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana sangat diperlukan. Masyarakat harus mengenali ancaman, memahami risiko, dan mengurangi potensi korban jiwa maupun kerugian harta benda," ujar Musda.
Baca Juga: Jurnalis Erni Bau Diteror Belasan Orang Usai Kritik Anleg Morut
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur penanggulangan bencana, terutama para relawan yang selalu siap membantu saat terjadi musibah di Morowali Utara.
"Bersatu dalam siaga, tangguh menghadapi bencana, siap untuk selamat, budaya sadar bencana, cerdas menghadapi bencana," sebut Musda.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin