RADAR PALU - Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Morowali, secara aktif melakukan penindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan yang beroperasi tanpa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Satgas PKH berwenang memberikan sanksi hingga memanggil pihak perusahaan yang melanggar aturan, termasuk perusahaan yang beroperasi tanpa dokumen RKAB yang sesuai aturan pertambangan.
Akan tetapi buktinya PT Rezky Utama Jaya dengan segaja masih melakukan aktivitas, dan diduga belum memiliki RKAB .Perusahaan tambang batu gampang yang beroperasi di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Target PAD Morowali Belum Maksimal, Masih Bergantung Tranfer Pusat
Terlihat lalu lalang mobil besar bermuatan batu gamping memuat material batu gamping dari lokasi areal tambang menuju areal jery PT Rezky Utama Jaya (RUJ), Sabtu (25/4/2026).
"Untuk itu hari ini, puluhan warga Desa Nambo mengatasnamakan Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Provinsi Sulawesi Tengah melakukan unjuk rasa di depan pintu masuk tambang milik PT RUJ," ujar Amiruddin.
Selaku Koordinator lapangan(Korlap) Amiruddin, dalam pernyataannya selaku Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan 5 tuntutan, mendesak PT. Resky Utama Jaya (PT. RUJ) agar menghentikan penambangan secara keseluruhan sekarang juga.
Baca Juga: Bagian Hukum Setkab Morowali Gelar Konsultasi Publik
Mendesak PT. Resky Utama Jaya menyelesaikan proses hukum, dua tersangka diduga hasil diskriminasi secara restorative tanpa syarat. Stop blasting( peledak ) sekarang juga.
PHK/pemberhentian/PTH, Security atas nama Andika selaku pelapor yang diduga palsu (budak-budak perusahaan) sekarang juga. Bayarkan kontrak jety senilai Rp10 Milliar kepada rakyat.
“Setelah dilakukan pertemuan kedua belah pihak antara warga Desa Nambo dan Security PT RUJ sepakat, dan dari 5 tuntutan, hanya poin 2 yang menghasilkan kesepakatan, “ pungkas Amiruddin.
Baca Juga: Lagi, Bea Cukai Morowali Amankan Ribuan Rokok Ilegal
Ditempat sama, saat akan dikonfirmasi terkait masalah ini pihak perwakilan manajemen PT RUJ tidak ada ditempat, kata Amrin salah satu karyawan PT RUJ. (***)
Editor : Muchsin Siradjudin