RADAR PALU - Ketua DPRD Sulteng, diwakili Ketua Komisi-I DPRD Sulteng Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam Memperkuat Komponen Cadangan Tahun 2026 di wilayah Provinsi Sulteng, Kamis (09/04/2026).
Gubernur Sulteng, diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Sulteng Dr. Rudi Dewanto, dihadiri Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertanahan Kemenpolhukam RI Brigjen TNI Parwito, anggota Forkopimda Sulteng.
Menghadirkan dua narasumber, yakni Asisten Teritorial Kolonel Kav. Luluk Setyanto, dari Kodam XXIII Palaka Wira, dan Ketua Senat Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Djayani Nurdin, serta para tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Negara Menagih "Utang" di Tanah Sulteng: Tamparan bagi Korporasi, Ujian bagi Nyali Pemerintah
Pada kesempatan tersebut, Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Kemenpolhukam RI Brigjen TNI Parwito, menyampaikan sambutannya, bahwa penyelenggaraan pertahanan negara merupakan fungsi fundamental negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa.
Dari seluruh spektrum ancaman baik itu dari militer maupun non-militer, mengantisipasi meningkatnya kompleksitas ancaman hibrida, gangguan siber, bencana alam, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik.
Sistem pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer konvensional tetapi juga mampu mengintegrasikan seluruh potensi nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Baca Juga: Sulteng Luncurkan Aplikasi Data Stunting Terpadu
Sebagai mana yang tercantum dalam UU No. 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara yang memberikan landasan hukum bagi penyiapan penataan, dan pendayagunaan sumber daya nasional secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Maka dalam hal ini Kemenpolhukam RI dalam RPJMN 2025-2029 telah memasukkan salah satu program prioritas yakni Komcad dan Komduk.
Maksud dan tujuan daripada pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi terkait penguatan konsep dan praktek wanus guna memperkuat komcad dalam rangka mendukung pertahanan semesta di sulteng.
Baca Juga: Lonjakan Wisatawan saat Libur Panjang, Sektor Kuliner dan Transportasi Sulteng Terdongkrak
Serta menyamakan persepsi terkait konsep dan praktek wanus dalam memperkuat komcad, mengidentifikasi potensi sumdanas di sulteng yang dapat dimanfaatkan guna memperkuat pertahanan semesta dan membangun sinergi lintas sektor demi optimalisasi kesiapan sumdanas khususnya di wilayah sulteng.
Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki nilai strategis untuk program prioritas tersebut, yakni Kota Palu, Sulteng.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Sulteng Dr. Bartholomeus Tandilaga, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya rakor Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara bagi seluruh rakyat Indonesia dalam rangka memperkuat Komponen Cadangan Tahun 2026 di wilayah Provinsi Sulteng.
Baca Juga: Wakil Bupati Buol Pimpin Entry Meeting Bersama BPK-RI Perwakilan Sulteng
Dirinya menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kesadaran bela negara di tengah masyarakat.
Karena penguatan wawasan nusantara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta seluruh elemen masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta semangat persatuan semakin tertanam kuat di hati masyarakat, " tegas Bartholemeus.
Baca Juga: Soal Alat Gym Hampir Setengah Miliar, Anggota Komisi III DPRD Sulteng Minta Pemprov Lebih Bijak
Menurutnya, ini menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memperkuat kesiapsiagaan nasional melalui pembentukan komponen cadangan.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan, sehingga program penguatan wawasan nusantara dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
DPRD Provinsi Sulteng khususnya Komisi-I siap mendukung berbagai kebijakan dan program yang bertujuan memperkokoh ketahanan nasional, meningkatkan kesadaran bela negara, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin