Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Parimo Perkuat Mitigasi, Gelar Bimtek Karhutla Libatkan Multi Pihak

Rahmad Fadhil • Rabu, 8 April 2026 | 15:16 WIB
SIAGA: Suasana kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar BPBD Parigi Moutong di Kantor BPBD, Selasa (7/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU)
SIAGA: Suasana kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar BPBD Parigi Moutong di Kantor BPBD, Selasa (7/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU)

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) terus memperkuat upaya mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Karhutla di Kantor BPBD Parimo, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, yang mewakili Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase.

Baca Juga: Penjelasan LKPJ 2025 di Paripurna, Capaian Parimo Diklaim “Berhasil" Hingga "Sangat Berhasil”

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Parigi Moutong merupakan salah satu daerah dengan potensi karhutla yang cukup tinggi dan menjadi perhatian nasional, mengingat dampaknya yang luas terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga kerusakan ekologi.

“Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu fokus utama adalah memperkuat sistem mitigasi bencana, termasuk karhutla, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan,” ujar Zulfinasran.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Walk Out di Paripurna LKPJ 2025, DPRD Parimo : Penghargaan Nihil, Soliditas Internal Dipertanyakan

Menurutnya, kegiatan bimtek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan tetap aman dan berkelanjutan.

Upaya tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan daerah “Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan Melalui Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa)”.

“Pencegahan karhutla harus menjadi gerakan bersama hingga ke tingkat desa,” tegasnya.

Baca Juga: IPR Diduga Disalahgunakan, Tambang Gunakan Banyak Ekskavator: DPRD Parimo Minta Jangan Ada Pembiaran

Lebih lanjut, Sekda berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius agar memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pencegahan, penanganan, hingga pasca kebakaran, dengan tetap mengedepankan koordinasi lintas instansi.

Pada kesempatan itu, Pemkab Parimo juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari tim Manggala Agni, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Operasi Sulawesi, yang turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya bimtek ini, diharapkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman karhutla di Parigi Moutong semakin meningkat.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Upaya mitigasi bencana #Potensi karhutla cukup tinggi #Menemukan indikasi kebakaran #Gerakan membangun desa