RADAR PALU - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Tengah tengah mematangkan skema Work From Home (WFH) bagi pegawai yang direncanakan berlaku setiap Jumat. Hingga Rabu (8/4/2026), kebijakan itu belum final dan masih menunggu keputusan pusat.
Rencana WFH ini mengacu pada arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Namun, tidak semua unit kerja akan menerapkannya.
Satuan pendidikan seperti sekolah dipastikan tetap beroperasi normal. Aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung tatap muka seperti biasa.
Baca Juga: ASN Kemendikdasmen WFH Tiap Jumat, Uji Coba 2 Bulan
Kepala Disdik Sulteng, Firmanza, menegaskan belum ada perubahan pola kerja di instansinya saat ini.
"Kita masih menunggu surat resminya, ya. Menunggu saja," kata Firmanza saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).
Firmanza menyebut pembahasan WFH masih berlangsung di internal Disdik. Rapat koordinasi dilakukan untuk menyusun teknis pelaksanaan agar tidak mengganggu layanan.
Ia juga menegaskan, seluruh jajaran diminta menahan diri dan menunggu keputusan resmi sebelum menerapkan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Kemendikdasmen Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Siswa SD di Ngada Lewat Situs Resmi
Jika diterapkan, WFH lebih menyasar pegawai administratif di lingkungan dinas. Sementara layanan pendidikan ke masyarakat tetap menjadi prioritas.
Artinya, masyarakat—terutama siswa dan orang tua—tidak akan terdampak langsung karena sekolah tetap berjalan normal.
Di sisi lain, wacana ini dinilai bisa mengubah pola kerja ASN di daerah, seiring tren fleksibilitas kerja yang mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintah.***
Editor : Muhammad Awaludin