RADAR PALU – Aksi cepat dan terukur ditunjukkan Satuan Lalu Lintas Polres Parigi Moutong dalam mencegah potensi kecelakaan di salah satu jalur rawan di Sulawesi Tengah.
Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 Wita, personel Satlantas sigap turun ke lokasi tumpahan solar di ruas Jalan Trans Sulawesi KM 11 hingga KM 13, kawasan Kebun Kopi, jalur vital penghubung Toboli menuju Kota Palu.
Tumpahan bahan bakar tersebut membuat badan jalan licin dan berisiko tinggi, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur berkelok dan menanjak itu.
Baca Juga: Penjelasan LKPJ 2025 di Paripurna, Capaian Parimo Diklaim “Berhasil" Hingga "Sangat Berhasil”
Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan penanganan dengan menaburkan pasir di sepanjang titik rawan guna mengurangi potensi kendaraan tergelincir.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Parigi Moutong, Iptu Dwiwahyu Sagita Ramadhan, menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima kepada masyarakat.
Baca Juga: Eksplorasi Alam di Telaga Tambing, Mahasiswa Parimo Belajar Langsung dari Sumbernya
“Kami langsung bergerak begitu menerima laporan adanya tumpahan solar di jalur Kebun Kopi. Ini jalur rawan, padat, dan memiliki tingkat risiko tinggi. Penanganan cepat harus dilakukan agar tidak menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kondisi jalan yang licin, ditambah karakteristik medan yang ekstrem, dapat menjadi faktor fatal jika tidak segera ditangani.
“Jalur ini tidak bisa dianggap biasa. Sedikit kelalaian saja bisa berakibat fatal. Karena itu, kami hadir untuk memastikan risiko tersebut bisa ditekan semaksimal mungkin,” tambahnya.
Baca Juga: Walk Out di Paripurna LKPJ 2025, DPRD Parimo : Penghargaan Nihil, Soliditas Internal Dipertanyakan
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Dwiwahyu juga menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan agar tidak lengah saat melintasi jalur rawan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya yang melintas di kawasan Kebun Kopi, agar selalu waspada, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Keselamatan adalah prioritas utama, bukan kecepatan,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan kondisi jalan yang membahayakan.
Baca Juga: IPR Diduga Disalahgunakan, Tambang Gunakan Banyak Ekskavator: DPRD Parimo Minta Jangan Ada Pembiaran
“Jika melihat potensi bahaya di jalan, segera laporkan kepada kami. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah kecelakaan,” tutupnya.
Kehadiran cepat aparat kepolisian di lokasi mendapat apresiasi dari pengguna jalan dan warga sekitar.
Mereka menilai langkah sigap tersebut sangat membantu menciptakan rasa aman, terutama di jalur yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Baca Juga: BPBD Parimo Petakan Risiko, Siaga Dini Hadapi El Nino 2026
Dengan respons cepat dan sinergi bersama masyarakat, diharapkan potensi kecelakaan di jalur Kebun Kopi dapat ditekan, serta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Parigi Moutong tetap terjaga secara optimal.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin