RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sulawesi Tengah.
Peringatan tersebut berlaku mulai 4 April 2026 pukul 08.00 WITA hingga 7 April 2026 pukul 08.00 WITA.
Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, cuaca di wilayah perairan Sulawesi Tengah umumnya berawan dengan potensi hujan intensitas sedang pada sore hingga malam hari.
Baca Juga: 47 Ribu Petir Sambar Sulteng, Puncaknya 2 April
Selain itu, angin terpantau bertiup dari arah Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan berkisar 5 hingga 18 knot.
Kecepatan angin maksimum diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan, seperti Kepulauan Tojo Unauna, Teluk Tomini wilayah Tojo Unauna, Teluk Tomini Timur Parigi Mouton, Perairan Morowali dan Morowali Utara, Perairan Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.
BMKG memperingatkan adanya potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan tersebut.
Baca Juga: Kasus Penyiksaan Hewan di Las Vegas, Polisi Tangkap 2 Orang dan Selamatkan 35 Anjing
Risiko Pelayaran
Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan, jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter
Kapal tongkang, jika angin mencapai 16 knot dan gelombang 1,5 meter
BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut.
Selain itu, aktivitas pelayaran di wilayah rawan diharapkan dapat menyesuaikan dengan perkembangan informasi cuaca terbaru guna menghindari potensi kecelakaan laut.(*)
Editor : Mugni Supardi