Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

47 Ribu Petir Sambar Sulteng, Puncaknya 2 April

M
Penulis: Mugni Supardi❯
Kantor BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu.(MUGNI SUPARDI)
Kantor BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu.(MUGNI SUPARDI)

Advertisement

 

RADARPALU – Aktivitas petir di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya terpantau tinggi dalam sepekan terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 47.028 kejadian petir selama periode 27 Maret hingga 2 April 2026.

Advertisement

Berdasarkan data Stasiun Geofisika Kelas I Palu, puncak aktivitas terjadi pada 2 April 2026 dengan jumlah mencapai 11.249 kejadian dalam satu hari.

Sebelumnya, aktivitas petir juga cukup tinggi tercatat pada 29 Maret dengan 10.865 kejadian. Sementara pada hari lainnya, jumlah kejadian berkisar antara 3.109 hingga 6.337 sambaran petir.

Advertisement

BMKG juga merilis peta kerapatan dan arus petir yang menunjukkan sebaran aktivitas di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Area dengan warna merah pada peta menandakan kerapatan dan arus petir yang tinggi.

Fenomena ini umumnya berkaitan dengan kondisi atmosfer yang labil, terutama saat pertumbuhan awan konvektif seperti Cumulonimbus yang memicu hujan lebat disertai petir.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai kilat atau petir.

Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain menghindari ruang terbuka, tidak berlindung di bawah pohon, menjauhi tiang listrik dan benda logam, serta mencabut peralatan elektronik saat terjadi petir.

Masyarakat juga disarankan berlindung di dalam ruangan yang aman guna meminimalkan risiko tersambar petir.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Musim Hujan di Palu Diprakirakan Mulai Awal November, Hujan Lebat Belum Berpotensi

Musim Hujan di Palu Diprakirakan Mulai Awal November, Hujan Lebat Belum Berpotensi

BMKG memprakirakan hujan mulai berpeluang turun di Palu pada awal November 2026. Hujan lebat belum berpotensi dalam sepekan ke depan.

Jarak Pandang Menurun akibat Asap, Penerbangan di Palu Terganggu

Jarak Pandang Menurun akibat Asap, Penerbangan di Palu Terganggu

Asap di Palu menurunkan jarak pandang hingga tiga kilometer dan mengganggu penerbangan, menyebabkan sejumlah pesawat terlambat tiba.

Kabut Asap Menyelimuti Palu, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Kabut Asap Menyelimuti Palu, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Kabut asap dan udara berkabut terjadi di Palu. Gubernur Anwar Hafid mengimbau warga memakai masker dan kurangi aktivitas luar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer