Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

47 Ribu Petir Sambar Sulteng, Puncaknya 2 April

Mugni Supardi • Jumat, 3 April 2026 | 13:41 WIB
Kantor BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu.(MUGNI SUPARDI)
Kantor BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu.(MUGNI SUPARDI)

 

RADARPALU – Aktivitas petir di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya terpantau tinggi dalam sepekan terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 47.028 kejadian petir selama periode 27 Maret hingga 2 April 2026.

Berdasarkan data Stasiun Geofisika Kelas I Palu, puncak aktivitas terjadi pada 2 April 2026 dengan jumlah mencapai 11.249 kejadian dalam satu hari.

Baca Juga: Kasus Penyiksaan Hewan di Las Vegas, Polisi Tangkap 2 Orang dan Selamatkan 35 Anjing

Sebelumnya, aktivitas petir juga cukup tinggi tercatat pada 29 Maret dengan 10.865 kejadian. Sementara pada hari lainnya, jumlah kejadian berkisar antara 3.109 hingga 6.337 sambaran petir.

BMKG juga merilis peta kerapatan dan arus petir yang menunjukkan sebaran aktivitas di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Area dengan warna merah pada peta menandakan kerapatan dan arus petir yang tinggi.

Fenomena ini umumnya berkaitan dengan kondisi atmosfer yang labil, terutama saat pertumbuhan awan konvektif seperti Cumulonimbus yang memicu hujan lebat disertai petir.

Baca Juga: Sepekan, 147 Gempa Guncang Sulteng, Didominasi Magnitudo Kecil

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan disertai kilat atau petir.

Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain menghindari ruang terbuka, tidak berlindung di bawah pohon, menjauhi tiang listrik dan benda logam, serta mencabut peralatan elektronik saat terjadi petir.

Masyarakat juga disarankan berlindung di dalam ruangan yang aman guna meminimalkan risiko tersambar petir.(*)

Editor : Mugni Supardi
#petir Sulteng #sambaran petir Sulteng #petir Sulawesi Tengah #BMKG Palu #Cuaca Ekstrem