Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

26 Desa di Sulteng Masih Bergantung Lampu Tenaga Surya

Mugni Supardi • Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:14 WIB

Salah satu rumah di dusun Tiga desa Waturalele, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang memanfaatkan panel Surya untuk mendapatkan listrik.
Salah satu rumah di dusun Tiga desa Waturalele, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang memanfaatkan panel Surya untuk mendapatkan listrik.

RADAR PALU – Rasio desa berlistrik di Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan peningkatan. Hingga Februari 2026, rasio desa berlistrik (RDB) per Februari 2026 di wilayah ini tercatat mencapai 95,93 persen.

Data tersebut dihimpun dari Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Tengah.

Dari capaian tersebut, tercatat sebanyak 1.935 desa dan kelurahan di Sulawesi Tengah telah teraliri listrik PLN. Angka ini menunjukkan sebagian besar wilayah permukiman di provinsi tersebut telah menikmati akses listrik dari jaringan PLN.

Meski demikian, masih terdapat 56 desa dan kelurahan yang menggunakan listrik non-PLN. Sebagian di antaranya memanfaatkan genset swadaya masyarakat maupun bantuan pemerintah.

Perwakilan UP2K PLN UID Sulawesi Tengah, Ulin, mengatakan desa-desa tersebut belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik PLN. “Untuk desa yang berlistrik non-PLN itu contohnya mereka menggunakan genset swadaya atau bantuan dari pemerintah,” katanya.

Dari total desa yang belum teraliri listrik PLN tersebut, 26 desa masih bergantung pada Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Selain itu, terdapat lima desa yang berada di Kabupaten Sigi yang juga masuk dalam kategori desa berlistrik non-PLN.

Kondisi geografis Sulawesi Tengah menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan akses listrik.

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), luas daratan provinsi ini mencapai 65.526,72 kilometer persegi.

Dengan luasan tersebut, Sulawesi Tengah menjadi provinsi terbesar di Pulau Sulawesi.

Wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam membuat pembangunan infrastruktur kelistrikan membutuhkan upaya lebih besar untuk menjangkau seluruh wilayah.

Meski demikian, capaian rasio desa berlistrik yang mendekati 100 persen menunjukkan perkembangan signifikan dalam upaya pemerataan akses energi di Sulawesi Tengah.(*)

Editor : Mugni Supardi
#desa berlistrik non PLN #listrik desa Sulawesi Tengah #LTSHE Sulawesi Tengah #elektrifikasi desa Sulteng #UP2K PLN Sulteng #PLN UID Suluttenggo #rasio desa berlistrik Sulteng #akses listrik desa Sulteng