RADAR PALU — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus berupaya membuka akses jalan di wilayah-wilayah terpencil sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Langkah tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui rencana bantuan alat berat yang akan dialokasikan dalam APBD Perubahan tahun ini.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan bantuan alat berat dengan nilai sekitar Rp10 miliar itu diharapkan mampu mempercepat pembukaan serta perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang selama ini sulit dijangkau.
Menurutnya, bantuan dalam bentuk alat berat dinilai jauh lebih efektif dibandingkan bantuan keuangan yang langsung digunakan untuk pekerjaan kontraktual.
“Kalau diberikan bantuan keuangan Rp10 miliar untuk pekerjaan kontraktual, panjang jalan yang bisa dikerjakan sangat terbatas. Tetapi jika diberikan alat berat, kita hanya menyiapkan operator dan bahan bakar, sehingga jalan yang bisa dibuka bisa jauh lebih banyak,” ujar Irwan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, pembukaan akses jalan menuju desa-desa terpencil menjadi salah satu kebutuhan mendesak, karena menyangkut mobilitas masyarakat serta kemudahan dalam mendapatkan layanan dasar.
Dengan terbukanya akses jalan, masyarakat di daerah terpencil diharapkan lebih mudah menjangkau fasilitas kesehatan, pendidikan, maupun pusat-pusat pelayanan lainnya yang selama ini cukup sulit diakses.
Selain itu, infrastruktur jalan juga diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa.
Hasil pertanian dan komoditas lokal akan lebih mudah dibawa ke pasar sehingga meningkatkan nilai jual dan pendapatan petani.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong turut menyambut positif rencana bantuan alat berat tersebut.
Pihak BPBD menilai keberadaan alat berat sangat penting dalam penanganan situasi darurat bencana.
Menurut BPBD, wilayah Parigi Moutong memiliki kondisi geografis yang cukup rawan terhadap bencana seperti longsor maupun banjir yang kerap menutup akses jalan menuju desa-desa.
“Jika alat berat ini sudah tersedia, tentu akan sangat membantu dalam penanganan bencana, terutama saat membuka akses jalan yang tertutup material longsor atau pohon tumbang. Penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat,” ujar pihak BPBD.
Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Komisi III, Hj. Sukardi. Ia menilai rencana bantuan alat berat dari pemerintah provinsi merupakan langkah strategis untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.
Menurutnya, akses jalan menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat desa yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kami di DPRD Provinsi tentu mendukung langkah pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam membantu membuka akses jalan di desa-desa terpencil. Infrastruktur jalan sangat penting karena berkaitan langsung dengan perekonomian masyarakat,” katanya, Rabu (12/3/2026).
Ia berharap bantuan alat berat tersebut benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah, baik untuk pembangunan jalan maupun penanganan bencana yang membutuhkan respon cepat di lapangan.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi dan berbagai pihak, diharapkan upaya membuka keterisolasian wilayah di Parigi Moutong dapat berjalan lebih cepat sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa.(cr5)
Editor : Muchsin Siradjudin