RADAR PALU – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Lapangan Mapolda Sulteng, Kamis (12/3). Apel tersebut dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi sebagai inspektur upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, para pejabat utama Polda Sulteng, Kapolres jajaran, serta perwakilan TNI, instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda secara simbolis menyematkan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel Ditlantas Polda Sulteng, TNI, dan Jasa Raharja.
Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi mengatakan, apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Apel ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan sehingga rangkaian perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Endi.
Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Tinombala 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, Polda Sulteng mengerahkan 3.739 personel gabungan yang terdiri dari 1.566 personel Polri, 399 personel TNI, serta 1.774 personel dari berbagai instansi terkait.
Untuk mendukung pengamanan, sebanyak 92 pos disiapkan di seluruh wilayah hukum Polda Sulteng. Pos tersebut terdiri dari 58 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, dan 15 Pos Terpadu.
“Seluruh pos akan difungsikan untuk pengaturan lalu lintas, pelayanan masyarakat, hingga penanganan gangguan keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga akan mengamankan sekitar 4.630 objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.
Kapolda menegaskan, patroli rutin juga akan ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk terorisme, kejahatan konvensional, serta dampak cuaca ekstrem.
“Mari bersama mewujudkan mudik yang aman sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” pungkasnya.
Editor : Wahono.