RADAR PALU - Proses Pembangunan puskesmas di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Tondo hampir rampung, disambut beragam tanggapan dari masyarakat.
Warga mengaku bersyukur karena fasilitas kesehatan akan semakin dekat. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait potensi limbah medis yang ditakutkan dapat mencemari lingkungan sekitar permukiman.
Sri Wahyuni (34), warga Huntap Tondo, mengaku senang jika puskesmas dibangun di kawasan tersebut. Menurutnya, selama ini warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kalau ada puskesmas dekat sini tentu kami bersyukur. Warga jadi lebih mudah berobat dan tidak perlu jauh-jauh lagi,” ujar Sri Wahyuni saat diwawancarai, Kamis (5/3).
Meski demikian, ia juga menyampaikan kekhawatiran yang mulai dibicarakan oleh sebagian warga sejak awal pembangunan. Mereka takut jika pengelolaan limbah medis tidak dilakukan dengan baik, hal itu justru bisa berdampak pada kesehatan lingkungan di sekitar Huntap.
“Yang kami khawatirkan itu limbah medisnya. Kalau tidak dikelola dengan baik, takutnya bisa mencemari lingkungan tempat tinggal kami,” katanya.
Menurut Sri, warga berharap pemerintah dan pihak pengelola fasilitas kesehatan dapat memastikan sistem pengelolaan limbah medis dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.
Ia menilai kehadiran fasilitas kesehatan memang sangat dibutuhkan, namun tetap harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar.
“Intinya kami mendukung pembangunan puskesmas, tapi semoga limbah medisnya benar-benar dikelola dengan baik supaya tidak menimbulkan masalah baru bagi warga,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak puskesmas maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait sistem pengelolaan limbah medis dari rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Warga berharap ada penjelasan terbuka agar kekhawatiran masyarakat tidak berkembang menjadi polemik di kemudian hari.(cr5)
Editor : Muchsin Siradjudin