RADAR PALU – Momentum buka puasa bersama di Desa Dolo, Kabupaten Sigi, dimanfaatkan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk menegaskan arah besar pembangunan kawasan penyangga ibu kota provinsi.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi masyarakat, penyerahan rumah bantuan, serta pembagian paket sembako itu berlangsung di kediaman Bupati Sigi, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Anwar menekankan bahwa perkembangan Kota Palu harus diimbangi kesiapan daerah sekitar, khususnya Kabupaten Sigi dan Donggala, sebagai kawasan strategis penopang pertumbuhan ekonomi.
“Kalau Palu berkembang, maka Sigi dan Donggala harus kita siapkan infrastrukturnya. Mau ke mana lagi orang kota kalau bukan ke Sigi dan Donggala? Karena itu tahun ini kita akan buka akses jalan Lembang Tongoa agar konektivitas dari wilayah timur bisa tembus ke Palu,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi menargetkan dalam lima tahun ke depan akses jalan tersebut bisa dilalui secara mulus. Konektivitas ini dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, termasuk komoditas kopi yang menjadi andalan masyarakat Sigi.
Selain infrastruktur jalan, Sigi juga mendapatkan dukungan program penanganan kawasan kumuh dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan. Program ini difokuskan pada perbaikan lingkungan permukiman dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Menurut Anwar, persoalan perumahan menjadi salah satu faktor dominan penyumbang angka kemiskinan. Karena itu, mulai 2027 ia berencana meminta seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah memprioritaskan perbaikan RTLH sebagai strategi konkret menekan kemiskinan.
“Kalau rumah rakyat kita perbaiki, insyaallah angka kemiskinan bisa turun. Saya bangga melihat Bupati Sigi turun langsung mengecek rumah tidak layak huni. Ini bukti kita satu visi untuk rakyat,” tegasnya.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa pada 2026 Kabupaten Sigi menerima alokasi anggaran ratusan miliar rupiah dari Pemerintah Pusat dan Provinsi di luar APBD Kabupaten. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program pembangunan, termasuk pencetakan sawah baru dan penguatan sektor pertanian.
Dalam kesempatan itu, ia memastikan komitmennya melanjutkan program unggulan “Berani Cerdas”. Program tersebut mencakup bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang dibayarkan langsung ke kampus mitra Pemerintah Provinsi, yang kini telah menjangkau ratusan perguruan tinggi di Indonesia.
“Tahun lalu sekitar 23 ribu mahasiswa kita bantu. Tahun ini saya berharap jumlahnya bisa dua kali lipat. Selama niat kita untuk membangun daerah baik, insyaallah Allah mudahkan,” tuturnya.
Tak hanya pembangunan fisik, Anwar juga mengajak masyarakat mendukung program “Berani Berkah” melalui gerakan Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji sebagai fondasi pembangunan berbasis spiritual.
Ia menutup sambutannya dengan memohon doa masyarakat agar dirinya bersama jajaran pemerintah diberi kekuatan dan istiqamah dalam menjalankan amanah.
“Pemimpin butuh doa rakyatnya. Doakan kami agar sehat, kuat, dan tetap berpihak kepada rakyat. Kalau rakyat dan pemimpinnya saling mendoakan, insyaallah daerah ini akan maju,” pungkasnya.
Buka puasa bersama ini menjadi simbol penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Sigi dalam mendorong percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Tengah.***
Editor : Muhammad Awaludin