RADAR PALU – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-131 Kabupaten Poso bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menegaskan arah kebijakan sosial di tengah bulan Ramadan.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid hadir langsung di Lapangan Alun-Alun Sintuwu Maroso, Minggu (1/3), bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido. Selain buka puasa bersama, Pemprov menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.
Namun lebih dari itu, Anwar menekankan bahwa Ramadan harus menjadi titik penguatan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga.
Dalam sambutannya, Anwar menyinggung kebijakan nasional terkait penonaktifan jutaan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di Sulawesi Tengah sendiri, sekitar 111 ribu peserta terdampak.
Ia memastikan, masyarakat tidak perlu panik.
“Melalui Program Berani Sehat, warga cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Pemprov Sulteng ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan, terutama di tengah dinamika kebijakan pusat.
Di sektor pendidikan, Gubernur juga memaparkan progres program beasiswa daerah. Skemanya, dana ditransfer langsung ke rekening perguruan tinggi guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
Menurutnya, sekitar 400 perguruan tinggi di Indonesia telah menerima transfer beasiswa bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah. Tahun 2026, pendaftaran akan kembali dibuka termasuk untuk jenjang S2 dan S3.
Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Sulteng dalam jangka panjang.
Anwar juga menyebut sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat pusat sebagai modal percepatan pembangunan Poso. Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPR RI Elen Esther Pelealu, yang disebutnya siap mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Poso Verna G. M. Inkiriwang menilai Ramadan menjadi waktu tepat memperkuat persatuan dan komitmen membangun daerah.
“Program Berani Cerdas dan Berani Sehat sangat membantu masyarakat kami,” ujarnya.
Turut hadir Bupati Tojo Una-Una Ilham W. Lawidu, Bupati Banggai Amirudin, Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Peringatan HUT ke-131 Poso tahun ini akhirnya menjadi ruang konsolidasi kebijakan: bantuan sosial berjalan, layanan kesehatan ditegaskan, dan pendidikan diperkuat. Ramadan menjadi latar, sementara pembangunan tetap menjadi agenda utama.***
Editor : Muhammad Awaludin