Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Pangalasiang akan Dilimpahkan ke Cabjari Sabang

Ujang Suganda • Kamis, 26 Februari 2026 | 13:44 WIB

Rinto, SH (FOTO: UJANG SUGANDA/RADAR PALU).
Rinto, SH (FOTO: UJANG SUGANDA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala akan melimpahkan kasus dugaan penyalahgunaan dana desa Pangalasiang kepada Cabang Kejari (Cabjari) Sabang.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejari Donggala, Rinto SH kepada awak media, Kamis (25/2/26).

Rinto mengatakan, secara administrasi, laporan masyarakat telah diterima oleh Kejari Donggala. Namun penanganannnya akan dilimpahkan ke Cabjari Sabang.

Hal itu kata Rinto, atas arahan dan pertimbangan hukum Kajari Donggala. Bertepatan palayanan terhadap perkara tersebut akan lebih mudah di akses karena lokasi Cabjari Sabang lebih dekat dengan lokus desa yang dilaporkan.

Rinto mengatakan, pelimpahan penanganan perkara itu akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Mungkin setelah kegiatan pelantikan, kita akan serahkan ke Cabjari Sabang. Pada prinsipnya, laporan masyarakat sudah kita terima tapi penanganannnya kita serahkan ke Cabjari Sabang,” tandas Rinto.


Sebelumnya, sejumlah masyarakat melaporkan secara resmi dugaan penyalahgunaan Dana Desa Pangalasiang mulai dari tahun anggaran 2020 sampai 2025.

Beberapa item yang dianggap bermasalah adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Penyaluran BLT disebut tak sesuai kenyataan di lapangan.

Ada yang hanya menerima 4 kali, ada yang 2 kali bahkan ada yang menerima hanya sekali selaan kurun waktu satu tahun.

Bukan hanya BLT, masyarakat juga melaporkan sejumlah pembangunan fisik di desa. Mulai dari pembangunan jalan tani, pembangunan talud, rabat beton, pembangunan pagar, pembangunan MCK, pembangunan jembatan, plat deuker, pembangunan gedung PAUD hingga pembangunan pos keamanan di desa.(***)



  

Editor : Muchsin Siradjudin
#Segera dilaksanakan dalam waktu dekat #Kasus dana desa segera dilimpahkan #Laporan masyarakat #Penyaluran BLT tidak sesuai kenyataan