RADAR PALU - Kebutuhan uang tunai di Sulawesi Tengah dipastikan meningkat jelang Ramadan hingga Idul Fitri.
Untuk mengantisipasi lonjakan itu, Bank Indonesia menyiapkan uang layak edar sebesar Rp 2,86 triliun.
Kesiapan tersebut disampaikan dalam pembukaan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) di Masjid Raya Baitul Khairaat, Rabu (18/2).
Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulteng, Rudi Dewanto, mengapresiasi langkah tersebut.
Menurutnya, peningkatan kebutuhan uang tunai merupakan pola musiman yang terjadi setiap tahun.
Transaksi konsumsi rumah tangga naik.
Pembayaran THR mulai berjalan.
Aktivitas sosial dan keagamaan juga meningkat.
“Ini wujud sinergitas antara Bank Indonesia, perbankan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ia menilai kesiapan distribusi uang tunai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan ibadah masyarakat selama Ramadan.
Selain penyediaan dana, layanan kas keliling dan penukaran uang juga diperluas ke berbagai kabupaten dan kota.
Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat sekaligus mengurangi antrean di satu titik layanan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng Muhamad Irfan Sukarna, unsur Forkopimda, serta mitra perbankan.
Momentum Ramadan dinilai menjadi fase krusial perputaran ekonomi daerah. Stabilitas distribusi uang tunai menjadi salah satu penopang agar transaksi tetap lancar.***
Editor : Muhammad Awaludin