Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama memperkuat profesionalisme wartawan dan meningkatkan transparansi pembangunan Morowali Utara melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ketua PWI Morut, Semuel Siombo, memimpin langsung audiensi tersebut. Ia memaparkan program kerja organisasi yang berfokus pada peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya wartawan lokal.
"Pers memiliki fungsi kontrol sosial yang harus dijalankan secara profesional dan independen. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kualitas wartawan menjadi fokus utama kami," tegas Semuel.
PWI Morut juga mendorong penguatan hubungan kemitraan dengan pemerintah daerah tanpa mengurangi independensi pers. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan informasi pembangunan yang kredibel bagi masyarakat Morowali Utara.
Bupati Delis Julkarson Hehi menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Ia mendorong wartawan Morowali Utara agar percaya diri dan terus meningkatkan kualitas.
"Jangan pernah merasa kalah dengan wartawan nasional. Kualitas ditentukan oleh kompetensi, etika, dan semangat belajar," ujar Delis.
Ia menambahkan, pers menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan daerah secara transparan. Informasi yang jelas dan akurat membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah secara menyeluruh.
Audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemkab Morowali Utara dan insan pers. Keduanya sepakat membangun komunikasi terbuka guna menciptakan iklim informasi yang sehat.
Dengan semangat "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat", peringatan Hari Pers Nasional 2026 diharapkan mendorong peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penggerak pembangunan daerah.
Kolaborasi ini diyakini mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan daya saing Morowali Utara di tingkat regional maupun nasional.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin