RADAR PALU - Tiga festival yang tumbuh dari ruang-ruang lokal Sulawesi Tengah kini melangkah ke panggung nasional. Festival Danau Lindu, Festival Danau Poso, dan Festival Tumbe resmi masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Masuknya ketiga event tersebut menandai pengakuan Kementerian Pariwisata terhadap konsistensi dan daya tarik festival di Sulteng, setelah melewati proses kurasi berlapis.
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih, menyebut capaian ini sebagai hasil perjalanan panjang yang tidak instan.
“Masuk KEN itu luar biasa karena skalanya nasional. Tidak semua event bisa dipercaya tampil di sana,” kata Diah, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, penetapan oleh Kementerian Pariwisata melalui proses kurasi yang ketat. Mulai dari pendampingan, diskusi konsep, hingga evaluasi berkelanjutan.
“Tidak mudah. Harus konsisten, ada narasi, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Diah mengungkapkan, masih ada sejumlah festival di Sulawesi Tengah yang dinilai potensial untuk menyusul masuk KEN. Salah satunya festival berbasis kawasan Teluk Tomini.
“Teluk Tomini itu sangat potensial. Tapi kemarin tidak sempat ikut presentasi,” katanya.
Ke depan, Dispar Sulteng menargetkan lebih banyak event lokal bisa dikemas sebagai daya tarik wisata. Namun, kesiapan wilayah menjadi faktor kunci yang tak bisa diabaikan.
“Event boleh bagus, tapi daerahnya juga harus siap. Amenitas itu penting,” ujar Diah.
Ia menekankan, popularitas festival harus berjalan seiring kesiapan masyarakat. Mulai dari rumah makan, produk suvenir, hingga atraksi pendukung yang bisa dinikmati wisatawan.
“Yang dilihat orang bukan hanya acaranya, tapi pengalaman di lokasi,” pungkasnya.
Karisma Event Nusantara merupakan program Kementerian Pariwisata yang menyeleksi festival daerah unggulan untuk mendorong pergerakan wisatawan domestik dan memperkuat ekonomi lokal berbasis event.***
Editor : Muhammad Awaludin