Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jelang Ramadan, Forkopimda Sulteng Pasang Kuda-Kuda: Harga Bahan Pokok, Cuaca Ekstrem hingga Keamanan Jadi Fokus

Muhammad Awaludin • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:43 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin rapat Forkopimda membahas kesiapan daerah menjelang Ramadan.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin rapat Forkopimda membahas kesiapan daerah menjelang Ramadan.

RADAR PALU — Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperketat barisan. Berbagai potensi kerawanan mulai dari lonjakan harga bahan pokok, cuaca ekstrem, hingga stabilitas keamanan menjadi perhatian utama.

Kesiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi Forkopimda yang dipimpin langsung Gubernur Anwar Hafid di Makodam XXIII/Palaka Wira, Kamis (29/1/2026). Rapat dihadiri lengkap unsur TNI, Polri, dan pimpinan daerah tanpa perwakilan. 

 

 

 

“Forkopimda lengkap dan semua hadir tanpa diwakili. Ini rapat rutin bulanan, sekaligus persiapan kita menghadapi Ramadan,” ujar Anwar Hafid. 

Menurutnya, Ramadan selalu membawa dinamika tersendiri bagi daerah. Aktivitas ekonomi meningkat, kebutuhan pangan melonjak, sementara faktor cuaca dan keamanan tak boleh diabaikan.

Salah satu fokus utama adalah pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok. Pemerintah daerah bersama aparat akan memperkuat pengawasan distribusi untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

“Menjelang Lebaran, kita antisipasi harga bahan pokok agar tetap stabil dan terjangkau,” tegas Anwar Hafid. 

Selain ekonomi, antisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana juga menjadi agenda penting. Sulawesi Tengah termasuk wilayah rawan bencana, sehingga koordinasi lintas sektor dinilai krusial agar respons cepat bisa dilakukan jika terjadi kondisi darurat selama Ramadan.

Forkopimda juga menaruh perhatian pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Aparat diminta menjaga stabilitas wilayah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.

Tak hanya itu, pengawasan terhadap aktivitas pertambangan ilegal dan peredaran narkoba turut dibahas karena dinilai berpotensi mengganggu ketenangan sosial selama bulan suci.

“Penanganan narkoba adalah perang bersama, pemerintah dan masyarakat,” tegas Anwar Hafid.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sulawesi Tengah berencana membentuk satuan tugas khusus untuk menertibkan tambang ilegal, sekaligus memastikan pendekatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sekitar. 

Forkopimda juga sepakat memperketat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Sulawesi Tengah sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum selama Ramadan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Gubernur Anwar Hafid berharap Ramadan tahun ini dapat dijalani masyarakat Sulawesi Tengah dengan rasa aman, tenang, dan penuh khidmat.

“Kita ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman, aman, dan kebutuhan pokok tetap terjaga,” pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#keamanan Ramadan #Ramadan Sulawesi Tengah #Anwar Hafid #Radar Palu #harga bahan pokok #Forkopimda Sulteng