RADAR PALU— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilaporkan terjadi di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (28/1/2026). Peristiwa ini langsung direspons cepat oleh tim gabungan lintas instansi yang dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mencegah api meluas.
Informasi kebakaran diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) pada pukul 15.35 WITA. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh petugas di lapangan.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, membenarkan terjadinya karhutla tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah cepat langsung diambil begitu laporan masuk.
“Begitu informasi masuk, kami segera melakukan assessment dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Tim gabungan saat ini masih fokus melakukan pemadaman api di lokasi kejadian,” ujar Asbudianto.
Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, jumlah warga terdampak masih dalam tahap pendataan oleh petugas terkait.
Dalam proses penanganan di lapangan, sejumlah unsur terlibat, di antaranya TRC BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Satpol PP, serta masyarakat dan aparat desa setempat. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk mempercepat pengendalian api dan mengamankan area terdampak.
BPBD memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi, selain fokus utama pada upaya pemadaman dan pengamanan lokasi kebakaran.
“Situasi terakhir, api masih dalam proses pemadaman. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan,” tegas Asbudianto.
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus memantau perkembangan di lapangan secara intensif melalui Pusdalops, guna memastikan penanganan karhutla berjalan optimal dan terkendali.***
Editor : Muhammad Awaludin