RADAR PALU - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tojo Unauna (Touna) gelar Rapat Evaluasi Program Kerja (Proker) Tahun 2025 sekaligus penyusunan dan pengarahan pelaksanaan Program Kerja Tahun 2026, berlangsung di ruang rapat Kemenag setempat, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi menyeluruh terhadap capaian kinerja sekaligus memastikan arah kebijakan ke depan lebih terukur, realistis, dan berdampak nyata bagi umat dan masyarakat.
Dalam arahannya, Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Touna, H. Muh. Syahruddin menegaskan bahwa rapat evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang untuk menilai sejauh mana program kerja benar-benar dilaksanakan secara konsisten.
Ditekankan pula bahwa keberhasilan organisasi tidak diukur dari banyaknya rencana, tetapi dari tindakan nyata yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Evaluasi Program Kerja 2025 difokuskan pada beberapa aspek penting, mulai dari capaian kinerja, kualitas pelaksanaan program, hingga kedisiplinan administrasi dan akuntabilitas.
"Setiap program tidak hanya dituntut selesai secara administratif, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi layanan keagamaan, pendidikan dan masyarakat. Berbagai kendala yang dihadapi baik dari sisi anggaran, sumber daya manusia, koordinasi, maupun regulasi, diminta untuk disampaikan secara objektif disertai dengan usulan solusi,"tegas Syahruddin.
Menurutnya, dalam penyusunan Program Kerja 2026, seluruh satuan kerja diarahkan agar menyelaraskan program dengan kebijakan nasional Kementerian Agama RI serta visi pembangunan Kabupaten Touna.
Program kerja juga harus mendukung delapan Asta Protas Kemenag RI, di antaranya penguatan moderasi beragama, ekoteologi, peningkatan layanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, sukses haji, serta digitalisasi tata kelola.
"Fokus utama program 2026 diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan madrasah, layanan KUA yang profesional dan humanis, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan kualitas pelayanan publik Kemenag. Selain itu, ditekankan pula pentingnya menyusun program yang realistis dan terukur serta memperkuat koordinasi dan sinergi antar-seksi, madrasah dan KUA,"jelasnya.
Dikatakannya, peran strategis para pejabat struktural, kepala madrasah, dan kepala KUA sebagai teladan kinerja dan disiplin.
Setiap target yang tertuang dalam Perjanjian Kinerja (Perkin) merupakan komitmen pribadi dan institusional yang harus dipahami secara utuh dan dievaluasi secara berkala.
"Melalui rapat evaluasi dan penandatanganan Pakta Integritas serta PERKIN ini, Kementerian Agama Kabupaten Tojo Unauna memiliki arah kerja yang semakin jelas, program yang matang dan terukur, serta komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,"ujarnya.
Rapat ini kemudian dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Perkin Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan.
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kasubbag TU Abd. Rahman, para Kepala Seksi yakni Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Pakis, Kasi Bimas Islam, serta Penyelenggara Kristen dan Hindu.
Selain itu, penandatanganan Perkin juga diikuti oleh Kepala MAN Touna, Kepala M.Ts.N Touna, Kepala M.Ts.N 2 Touna, serta seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Touna.
Kegiatan ini menandai kesiapan seluruh pimpinan satuan kerja untuk melaksanakan target kinerja tahun 2026 secara sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin