RADAR PALU - Komando Daerah Militer (Kodam) XXIII/Palaka Wira membutuhkan sebanyak 9.900 prajurit untuk mengisi sembilan batalyon baru yang akan dibangun di wilayah kerjanya, khususnya di Sulawesi Tengah.
Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan, masing-masing batalyon akan diisi oleh 1.100 prajurit sebagai bagian dari penguatan struktur pertahanan teritorial TNI Angkatan Darat.
“Kami mengajak putra-putri terbaik Sulawesi Tengah untuk mendaftarkan diri. Pastikan memiliki mental dan kesehatan yang baik, serta tentunya memiliki kecerdasan intelektual yang memadai,” kata Mayjen Jonathan saat ditemui wartawan di Markas Kodam XXIII/Palaka Wira, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Palu, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Program Pembangunan Sekolah Rakyat Diharapkan dapat memberikan Akses Pendidikan yang Lebih Luas
Selain pembangunan batalyon, Kodam XXIII/Palaka Wira juga akan memiliki Markas Komando Daerah Militer (Makodam) permanen yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Palu.
Pangdam Mayjen Jonathan menyebutkan, dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan markas tersebut.
“Ground breaking akan segera dilakukan. Selama ini, Mako yang digunakan masih meminjam fasilitas Korem,” ujarnya.
Baca Juga: OSIS Jadi Motor Sekolah! SMAN 3 Palu Cetak Siswa Berani, dari Aksi Sosial hingga Temui Gubernur
Pernyataan tersebut disampaikan Pangdam Mayjen Jonathan di sela kegiatan olahraga bersama insan pers Sulawesi Tengah, yang juga dihadiri Kepala Staf Kodam XXIII Brigjen TNI Agus Sasmita, Inspektur Kodam Brigjen TNI Deni Rejeki, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan, serta sejumlah perwira lainnya, termasuk Kapendam Letkol Inf Ronald Patty.
Saat ini, Kodam XXIII/Palaka Wira membawahi 10 Komando Distrik Militer (Kodim) dan dua Komando Resor Militer (Korem), yakni Korem 132/Tadulako yang meliputi wilayah Sulawesi Tengah dan Korem 142/Taroada Tarogau di Sulawesi Barat.
Pembangunan batalyon baru dan Makodam ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan pertahanan wilayah sekaligus membuka peluang pengabdian bagi generasi muda daerah dalam institusi TNI Angkatan Darat. ***
Editor : Talib