RADAR PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transisi energi bersih.
Pemprov Sulteng akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan secara bertahap meninggalkan penggunaan energi fosil serta batu bara.
Anwar Hafid mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus menjamin ketersediaan energi listrik yang berkelanjutan. Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk memanfaatkan energi surya.
“Ke depan, di Sulawesi Tengah tidak ada lagi pembangkit listrik tenaga fosil atau batu bara. Yang dikembangkan adalah PLTS,” ujar Anwar Hafid, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, Pemprov Sulteng telah bekerja sama dengan badan usaha milik Al-Khairaat dalam pembangunan PLTS yang memanfaatkan gedung-gedung pemerintahan. Sejumlah kantor kedinasan bahkan telah mulai menerapkan sistem tersebut.
Selain berdampak positif bagi lingkungan, penggunaan PLTS juga dinilai lebih efisien dari sisi anggaran. Pemerintah menargetkan penerapan PLTS di seluruh kantor pemerintahan dapat direalisasikan mulai tahun ini.
“Kami ingin Sulawesi Tengah menjadi contoh dalam pengembangan energi bersih,” kata Anwar Hafid.***
Editor : Muhammad Awaludin