RADAR PALU – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (24/1/2026) sore.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.46 Wita.
BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 0,69 Lintang Selatan dan 119,81 Bujur Timur, atau sekitar 30 kilometer selatan Donggala. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 14 kilometer karena aktivitas sesar Palu Koro.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, terutama di Donggala dan Kota Palu, dengan intensitas ringan hingga sedang.
Sejumlah warga mengaku merasakan getaran selama beberapa detik.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG menjelaskan gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Palu-Koro, salah satu sesar aktif utama di Sulawesi Tengah yang kerap memicu gempa bumi tektonik dangkal di wilayah Palu dan sekitarnya.
BMKG melaporkan guncangan gempa dirasakan di wilayah Donggala dengan intensitas III–IV MMI, sementara di Kota Palu dan Parigi dirasakan dengan intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah oleh banyak orang, namun tidak menimbulkan kepanikan.
Sehubungan dengan kejadian tersebut, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Warga juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan, mengingat Sulawesi Tengah merupakan wilayah rawan aktivitas kegempaan.(*/acm)
Editor : Mugni Supardi