RADAR PALU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah tengah memperkuat tata kelola keuangan dan aset negara melalui kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan serta Barang Milik Negara (BMN) Semester II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Hotel Sutan Raja Palu sejak Kamis (22/1/2026) hingga 24 Januari.
Sebanyak 42 peserta yang merupakan operator BMN dan GLP dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulteng terlibat aktif dalam sinkronisasi dan pemutakhiran data, baik secara langsung maupun virtual.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan rekonsiliasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi instrumen strategis dalam menjaga akurasi data dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Baca Juga: Bertahan di Huntara, Guru TK Alkhairaat Palu Jaga Asa Anak
“Di tengah tuntutan transparansi yang semakin tinggi, akurasi data menjadi fondasi utama pengambilan kebijakan. Data yang valid mencerminkan kinerja sesungguhnya dan menjadi dasar perencanaan program yang lebih tepat dan terukur,” ujar Bagus.
Sementara itu, Penyusun Laporan Keuangan Ditjenpas, Woro Wijayanti, yang mengikuti kegiatan secara virtual, menekankan bahwa kualitas laporan keuangan sangat tergantung ketertiban administrasi dan konsistensi pembaruan data di satuan kerja.
“Rekonsiliasi bukan hanya menyamakan angka, tetapi memastikan setiap transaksi dan aset didukung data yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketepatan waktu dan ketelitian satuan kerja sangat berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan Ditjenpas secara nasional,” jelas Woro.
Baca Juga: Disnakertrans Sulteng Hadirkan Klinik Pasiromu, Pengawasan Perusahaan Tanpa APBD
Bagus menambahkan, seluruh satuan kerja harus menuntaskan selisih data dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan secara disiplin serta berkelanjutan.
Penggunaan aplikasi pengelolaan keuangan dan BMN juga dioptimalkan agar pemutakhiran data berjalan maksimal.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan tertib administrasi, memperbarui data BMN secara berkala, serta memperkuat koordinasi antar satuan kerja, sebagai langkah nyata memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara.(*/acm)
Editor : Mugni Supardi