Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Baznas Sulteng 25 Tahun, Dari Zakat hingga BPJS Jadi Tameng Warga Rentan

Muhammad Awaludin • Senin, 19 Januari 2026 | 13:58 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menghadiri peringatan HUT ke-25 Baznas Sulteng di Kantor Baznas, Palu.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menghadiri peringatan HUT ke-25 Baznas Sulteng di Kantor Baznas, Palu.

RADAR PALU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah menandai usia 25 tahun dengan mempertegas peran zakat sebagai instrumen penguatan kesejahteraan masyarakat. Peringatan HUT ke-25 Baznas digelar di Kantor Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Bantilan, Sabtu (17/1/2026), mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia.”

Di momentum seperempat abad ini, Baznas Sulteng menyalurkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal, bantuan sembako, beasiswa pendidikan, hingga bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi mustahik.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Baznas dalam membantu kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu di Sulawesi Tengah.

“Program-program Baznas ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Berani Sehat dan Berani Cerdas,” ujar Reny. 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah, terutama dalam penyaluran beasiswa pendidikan. Pelaporan yang terintegrasi dinilai penting agar bantuan tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Reny turut mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat yang tersedia di seluruh Puskesmas di Sulawesi Tengah. Menurutnya, capaian cakupan layanan kesehatan gratis di daerah ini sudah optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa rasa khawatir.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamuddin Tamrin, menyebut usia 25 tahun menjadi momentum evaluasi dan penguatan peran zakat dalam mendorong kesejahteraan umat.

“Zakat menguatkan Indonesia. Program-program Baznas akan terus kami tingkatkan agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung masyarakat Sulawesi Tengah,” ungkap Hatamuddin. 

Pada peringatan HUT ke-25 ini, Baznas Sulteng juga menyalurkan bantuan bagi lansia, penyandang disabilitas, pasien duafa melalui anjangsana ke rumah sakit, serta bantuan pendidikan bagi siswa-siswi penerima manfaat. Bantuan iuran BPJS Kesehatan bulanan juga menjadi salah satu fokus dukungan sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan Baznas kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, antara lain dari Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, serta para mustahik dan penerima bantuan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap, di usia ke-25 ini, Baznas semakin profesional dan transparan, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#HUT Baznas 25 #bpjs kesehatan #Radar Palu #Baznas Sulteng #bantuan sosial #Zakat Indonesia