Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gubernur Sulteng Pimpin MIPI, Ilmu Pemerintahan Didorong Turun ke Daerah

Muhammad Awaludin • Minggu, 18 Januari 2026 | 13:34 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan sambutan usai dilantik sebagai Ketua Umum MIPI di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan sambutan usai dilantik sebagai Ketua Umum MIPI di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

RADAR PALU – Pelantikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) menandai pergeseran penting arah organisasi keilmuan tersebut. MIPI kini didorong lebih dekat ke daerah, tidak lagi berhenti pada diskursus akademik, tetapi hadir langsung menjawab tantangan tata kelola pemerintahan di lapangan.

Terpilihnya Anwar Hafid dinilai strategis karena membawa kombinasi pengalaman praktisi pemerintahan dan pemahaman konseptual. Rekam jejak panjang Anwar di birokrasi dan politik daerah menjadi modal kuat untuk menjembatani teori ilmu pemerintahan dengan praktik penyelenggaraan negara.

Dalam pidato usai pelantikan di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2026), Anwar menegaskan bahwa agenda utamanya adalah memperluas peran MIPI hingga ke tingkat daerah.

“Saya akan fokus melebarkan sayap MIPI di daerah. Ketika saya dipercaya dan diberi amanah, tugas ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Anwar. 

Menurut Anwar, penguatan MIPI di daerah menjadi kunci agar ilmu pemerintahan tidak berhenti sebagai wacana akademik, melainkan menjadi instrumen nyata dalam meningkatkan kualitas kebijakan dan pelayanan publik.

Ia menilai, banyak persoalan pemerintahan justru muncul di level daerah, sehingga organisasi keilmuan seperti MIPI harus hadir lebih dekat dengan realitas tersebut.

“Ilmu pemerintahan harus berdampak. Kalau hanya berhenti di ruang diskusi, maka kita kehilangan makna pengabdian,” tegasnya. 

Anwar juga menekankan pentingnya peran para senior dan tokoh pemerintahan dalam membimbing arah organisasi agar tetap konsisten pada nilai keilmuan dan kebangsaan.

“Saya sangat berharap bimbingan dari para senior. Tadi terlihat jelas satu pesan penting, yakni bagaimana memperluas kiprah MIPI di daerah,” ujarnya.

Selain itu, Anwar mendorong kolaborasi erat antara MIPI dan perguruan tinggi daerah sebagai pusat riset, pengembangan gagasan, serta kaderisasi ilmu pemerintahan yang berkelanjutan.

Menurutnya, daerah memiliki potensi besar sebagai laboratorium kebijakan publik yang selama ini belum dimaksimalkan secara ilmiah.

“Di daerah kita lebih banyak bermitra dengan perguruan tinggi. Cita-cita saya membesarkan MIPI. Kalau ingin berkontribusi besar bagi negara, kita harus punya organisasi yang kuat dan besar,” jelas Anwar.

Dengan kepemimpinan Anwar Hafid, MIPI diharapkan tumbuh menjadi organisasi keilmuan yang inklusif, kuat secara struktural, dan relevan secara praktis. MIPI juga diproyeksikan menjadi mitra strategis negara dalam melahirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan rakyat.***

Editor : Muhammad Awaludin
#MIPI Indonesia #Anwar Hafid #gubernur sulteng #Radar Palu #Ketua Umum MIPI #Ilmu Pemerintahan