RADAR PALU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala didesak untuk menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi yang belum tuntas. Disisi lain, Kejari juga diwanti-wanti agar tidak meminta hibah proyek untuk pembangunan fasilitas kantor Kejari.
Hal itu disampaikan oleh pegiat anti korupsi, Heri Soumena saat melakukan aksi di depan kantor Kejari Donggala, Rabu (7/1/2026).
“Aliansi Dongala bergerak mendesak Kejari Donggala menuntaskan kasus korupsi yang mangkrak. Contohnya seperti kasus PDAM Uwe Lino dan kasus Popda,” ujar Heri.
Heri menegaskan, Pemkab Donggala sudah banyak membantu hibah untuk pembangunan fasilitas kantor Kejari Donggala. Oleh sebab itu, Heri meminta agar Kejari stop memimta hibah proyek ke Pemkab Donggala.
“Kejari Dongala sudah banyak dibantu Pemkab. Belum lagi bantuan kendaraan roda empat. Kejari Donggala harus konsisten lakukan penegakan hukum,” sebut Heri.
Sementara itu kejari Donggala melalui Kasi Intel, Ikram mengatakan, pada prinsipnya menerima aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat kami terima dan akan melakukan evaluasi,” ungkap Ikram.(ujs)