RADAR PALU - Awal tahun 2026 ini, program Kampung Nelayan merah putih segera digelontorkan di Desa Kalupapi, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut (Balut).
Program unggulan pemerintah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Balut, Sumarto M. Lalu, S.Sos., M.Si, menyampaikan, untuk kampung nelayan Desa Kalupapi sudah siap dilaksanakan.
Pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin untuk mensukseskan program pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini.
"Iya sudah. Kontraknya sudah selesai, dan pelaksanaannya akan segera dimulai, "ungkapnya.
Selaras dengan tujuan pembangunan Kampung Nelayan secara nasional oleh Kementrian KKP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balut berharap agar upaya program tersebut dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat pesisir.
Secara teknis, Sumarto Lalu, menerangkan program Kampung Nelayan Desa Kalupapi berupa sarana penunjang perekonomian nelayan dan nantinya akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih (KMP).
"Itemnya berupa alat tangkap nelayan, pelabuhan, cold storage (rumah pendingin), gerai dan sarana pembekuan ikan. Ada juga mobil pendingin untuk menjaga mutu tangkapan ikan, " terangnya.
Pemkab Balut melalui Kadis Perikanan, berharap agar Koperasi Merah Putih (KMP) dapat menyiapkan sumberdaya produktif untuk mengelola program yang telah dianggarkan belasan miliar itu.
"KMP harus menyediakan sumberdaya mumpuni, sehingga implementasinya bisa maksimal, " imbau kadis, saat ditemui Radar Palu Jawa Pos group, di ruang kerjanya (Kamis 8/1/2026).
Dijelaskannya, tahun 2026 ini, ada tiga desa yang akan diusulkan Pemkab Balut ke pemerintah pusat dalam hal ini KKP.
Dua diantaranya kampung nelayan yaitu Desa Tolokibit Kecamatan Banggai Selatan dan Desa Mandel Kecamatan Bokan Kepulauan, serta Desa Toropot Kecamatan Bokan Kepulauan diusulkan dalam program kampung budidaya perikanan merah putih.
Baca Juga: Peran Operator EMIS M.Ts Sangat Penting untuk Menyukseskan SNMB MAN IC Palu
"Itu yang kita usulkan, dan tiga desa tersebut sudah siap," pungkasnya.(cr5)