RADAR PALU - Komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam memperkuat peran sosial perbankan nasional kembali diwujudkan melalui aksi nyata.
Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-130, BRI Cabang Parigi menyalurkan donasi sebesar Rp27,5 juta bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal yang melibatkan berbagai unsur insan BRI, mulai dari organisasi kerohanian pekerja seperti Brillian Muslim, Persekutuan Keluarga Kristen, Semeton Hindu, hingga Ikatan Wanita BRI (IWABRI).
Inisiatif ini mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas lintas iman yang tumbuh kuat di lingkungan BRI.
Pimpinan Cabang BRI Parigi, Andri Fauzan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rangkaian seremoni ulang tahun perusahaan, melainkan bagian dari nilai dasar BRI sebagai institusi keuangan milik bangsa yang hadir di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis BRI selalu berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Donasi bencana alam adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami kepada saudara-saudara yang terdampak bencana,” ujar Andri kepada Radar Palu, Jawa Pos.
Puncak peringatan HUT BRI ke-130 di Kantor BRI Cabang Parigi pada Sabtu (20/12) ditandai dengan doa bersama serta penyerahan simbolis donasi.
Kegiatan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang BRI sebagai bank nasional yang tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Sejalan dengan arah kebijakan Danantara dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), BRI terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat, terutama pada situasi darurat bencana.
Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Melalui aksi sosial ini, BRI menegaskan posisinya sebagai perbankan nasional yang tidak hanya hadir untuk melayani kebutuhan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas tantangan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Indonesia. ***
Editor : Talib