RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi bertemu dengan ratusan guru PAUD dalam kegiatan silaturahmi di Gedung Pesparawi, Beteleme, Selasa (9/12/2025).
Pertemuan ini dihadiri Kepala BKPSDM Morut Nimrod Tandi serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muh. Ridwan Dg Malureng.
Dalam kesempatan itu, Bupati Delis menyampaikan ucapan selamat kepada 341 guru PAUD yang besok, Rabu (10/12/2025), akan menerima SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 dan 147 PPPK Paruh Waktu.
Ia menyebutkan bahwa penantian panjang para guru akhirnya terjawab melalui kepastian status sebagai aparatur sipil negara (ASN). Meski 488 PPPK tersebut tak lagi mengabdi sebagai guru.
Bupati menjelaskan adanya kekeliruan formasi akibat minimnya kuota guru PAUD sehingga banyak guru melamar formasi tenaga teknis.
"Jika penempatan dilakukan sesuai formasi awal, sejumlah PAUD di Morut akan kekurangan guru," ujar Delis.
Pemerintah daerah, kata Delis, telah meminta data lengkap dari Dinas Pendidikan dan BKPSDM untuk pemetaan kebutuhan guru.
"Besok SK diterima sesuai formasi yang dilamar, tetapi Januari kita mulai relokasi kembali menjadi tenaga guru," ujarnya.
Bupati juga memastikan bahwa guru PPPK Tahap 2 akan menerima gaji tiga bulan sekaligus, terhitung Oktober-Desember 2025.
Proses pencairan gaji dilakukan segera setelah SK diterima, diperkirakan dalam 1-3 hari.
Baca Juga: Kejari Geledah KPU Touna, Terkait Dugaan Penyimpangan Anggaran Dana Hibah Pilkada 2024
Sementara PPPK Paruh Waktu akan menerima pembayaran mulai Januari, namun juga tetap dibayarkan tiga bulan penuh.
"Tidak ada hak Bapak-Ibu yang tidak diberikan. Dana sudah kami siapkan sejak TMT 1 Oktober. Tapi maaf, untuk paruh waktu gajiannya di Januari 2026," tegasnya.
Bupati Delis lantas menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk generasi unggul.
Dia bilang, usia emas anak terjadi sejak dalam kandungan hingga enam tahun, sehingga kualitas pendidikan PAUD sangat menentukan masa depan daerah.
Baca Juga: Pembangunan Tugu Kolonodale Molor, Ini Penjelasan PUPRKD Morowali Utara
Delis mengingatkan agar guru mendidik dengan sepenuh hati. Seolah-olah anak-anak yang mereka bimbing adalah anak sendiri.
"Setelah besok wajib bekerja sesuai SK, tiba saatnya bisa kembali mengabdi sebagai guru," tandasnya.
Delis juga mengungkapkan bahwa total kebutuhan anggaran gaji PPPK mencapai sekitar Rp130 miliar per tahun.
Pemerintah, ujarnya, terus bekerja keras meningkatkan pendapatan daerah dan menarik investasi untuk menjamin keberlanjutan pembayaran gaji.
"Yang penting Bapak-Ibu bekerja dengan baik. Urusan cari anggaran biar kami yang urus," tegasnya.
Bupati mewajibkan seluruh penerima SK hadir besok pukul 08.00 WITA di pelataran Kantor Bupati dengan mengenakan seragam Korpri. Ketidakhadiran tanpa alasan sah akan berakibat pada penundaan penerbitan SK.
"Yang tidak hadir tanpa alasan yang kuat tidak akan diberikan SK," sebut Delis.
Kepala BKSDM Nimrod Tandi ditemui Radar Palu usai audiens guru PAUD bersama Bupati mengatakan SK PPPK Tahap 2 yang akan diserahkan Bupati Delis sebanyak 1.400. Angka itu termasuk 211 PPPK paruh waktu.
"Untuk uraiannya tidak pegang data, tapi totalnya SK PPPK yang diserahkan simbolis besok sebanyak 1.400," singkat Nimrod. (ham)
Editor : Muchsin Siradjudin