Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan di titik-titik ramai Kota Palu, seperti area perempatan lampu merah, kawasan pusat perbelanjaan, hingga ruang publik dengan lalu lintas padat. Para relawan turun dengan kotak donasi, spanduk edukasi, serta seruan solidaritas kepada masyarakat agar ikut membantu meringankan beban korban bencana.
Ketua DPW Perisai Syarikat Islam Sulteng, Muhammad Tawwab, mengatakan bahwa kegiatan kolaboratif ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemuda lintas wilayah terhadap situasi kemanusiaan di Sumatra.
“Walaupun secara geografis kami terpisah jauh, tetapi kepedulian kami tidak pernah berjarak. Selama tiga hari ini kami turun bersama untuk menggalang bantuan terbaik bagi saudara-saudara di Sumatra yang tengah menghadapi musibah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua HPPM Mamuju Tengah, Ahmad Mahsud. Ia mengapresiasi respon positif yang diberikan masyarakat Kota Palu selama aksi berlangsung.
“Dukungan warga sangat luar biasa. Banyak yang berdonasi sambil menyampaikan doa dan pesan semangat. Ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Pemuda Kecamatan Plasa menyebut bahwa gerakan ini bukan sekadar pengumpulan donasi, tetapi juga momentum memperkuat karakter sosial generasi muda.
“Kami terpanggil untuk turut berkontribusi. Aksi ini bukan hanya tentang materi, tetapi tentang meneguhkan rasa persaudaraan dan solidaritas,” tuturnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, terkumpul berbagai bentuk bantuan, mulai dari uang tunai, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan dasar lainnya. Setelah proses verifikasi dan pengemasan selesai, seluruh bantuan akan dikirim menuju posko utama di Pulau Sumatra melalui jaringan relawan dan lembaga kemanusiaan yang telah terkoordinasi.
Ketiga organisasi kepemudaan tersebut berharap, aksi ini dapat memberikan manfaat langsung bagi korban terdampak bencana serta menginspirasi komunitas lain untuk terus menumbuhkan semangat gotong-royong di tengah masyarakat. (mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa