RADAR PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menetapkan Hatamuddin Tamrin sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025–2030.
Penetapan tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, dalam prosesi pelantikan yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (25/11).
Dalam menjalankan tugasnya lima tahun ke depan, Hatamuddin akan didampingi jajaran pimpinan Baznas Sulteng, yakni Ashari sebagai Wakil Ketua I, Drs. Hasan Lasiata sebagai Wakil Ketua II, Bahran sebagai Wakil Ketua III, dan Masdiana H. Ain sebagai Wakil Ketua IV.
Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Sulawesi Tengah.
Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat memaksimalkan seluruh potensi zakat serta mendukung program prioritas daerah.
“Saya berharap Baznas bisa memanfaatkan seluruh potensi yang ada sehingga dapat bekerja untuk rakyat Sulteng, termasuk mendukung program Berani: Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Berkah, dan program ‘9 Berani’ lainnya,” ujar Wagub.
Reny juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Baznas sebelumnya, khususnya kepada Prof. Dahlia, atas kontribusi yang telah diberikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf bila selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan,”tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulteng, lanjut Reny, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Baznas dalam memperkuat program pemberdayaan masyarakat, termasuk peningkatan literasi zakat, dukungan regulasi, zakat pegawai, serta kolaborasi dalam program penanggulangan kemiskinan.
Baca Juga: Tidak Hanya Sekali, Pelaku Perampokan Agen BRILink Mamboro Tercatat Dua Kali Beraksi
Di akhir sambutannya, Wagub berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap Baznas dapat memperkuat inovasi, meningkatkan literasi zakat, dan memastikan setiap rupiah zakat dikelola secara transparan dan akuntabel. Selamat bertugas, semoga membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tutupnya. (*)
Editor : Taswin