Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

ABK MV Mineral Nederland Asal Ukraina Dievakusi Tim SAR Gabungan di Perairan Donggala, Alami Kritis Akibat Sesak Napas

Mugni Supardi • Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:19 WIB
MISI KEMANUSIAAN: Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) MV Mineral Nederland yang kritis akibat sesak napas, Rabu (29/10/2025) dini hari.
MISI KEMANUSIAAN: Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) MV Mineral Nederland yang kritis akibat sesak napas, Rabu (29/10/2025) dini hari.

RADAR PALU - Aksi penyelamatan heroik terjadi di perairan Donggala pada Rabu (29/10/2025) dini hari, saat tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) MV Mineral Nederland yang kritis akibat sesak napas.

Operasi penyelamatan yang berlangsung menegangkan ini menunjukkan sinergi apik antara berbagai elemen maritim dan medis di wilayah Sulawesi Tengah.

Kejadian bermula ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan mendesak dari Onecare Team pada Selasa malam (28/10/2025) pukul 22.40 WITA. 

Sinkeych, seorang warga negara Ukraina yang menjadi ABK kapal MV Mineral Nederland, dilaporkan mengalami sesak napas parah disertai demam tinggi mencapai 39,6°C dan denyut nadi 135 bpm. Kondisi ini dapat mengancam nyawa Sinkeych jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis.

Respons cepat ditunjukkan oleh Kantor SAR Palu dengan mengerahkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Syahbandar Pantoloan, Pelni, KPLP, dan KKP. Tim bergerak cepat menuju koordinat kapal yang berada sekitar 23 mil laut dari Pelabuhan Lanal Palu.

"Koordinasi dan kecepatan respon tim menjadi kunci dalam pelaksanaan Medevac malam ini," ujar Muh. Rizal, S.H selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, dalam keterangan persnya.

 Baca Juga: Meriahkan Sumpah Pemuda, Disperdagind Kota Palu Gelar Pasar Murah di Radar Palu

Dengan kegigihan dan profesionalisme, tim SAR berhasil mencapai titik intercept pada pukul 00.36 WITA.

Proses evakuasi dilakukan dengan cermat dan hati-hati, mengingat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera. Sinkeych kemudian dievakuasi ke atas KN SAR Baladewa untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Kapal SAR Baladewa kemudian bergegas menuju Pelabuhan Pantoloan dan tiba pada pukul 02.30 WITA. Setibanya di pelabuhan, Sinkeych langsung diserahkan kepada tim medis untuk penanganan lebih lanjut di RS Budi Agung Palu.

 Baca Juga: Uang Puluhan Juta dan Sabu Disita, Polda Sulteng Back Up Penggerebekan Bandar Narkoba di Kayumalue

Operasi penyelamatan yang dramatis ini berakhir sukses pada pukul 03.00 WITA. Seluruh tim yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing, meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya kerja sama dan kesigapan dalam menghadapi situasi darurat di laut.

 

"Kami berterima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja samanya, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar dan korban dapat segera mendapatkan perawatan medis," pungkas Muh. Rizal.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan profesionalisme tim SAR gabungan dalam melindungi keselamatan jiwa di perairan Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.(***)

Editor : Mugni Supardi
#ABK kapal MV Mineral Nederland #ABK #kritis akibat sesak napas #perairan Donggala #Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu #MV Mineral Nederland #Anak Buah Kapal