Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sebanyak 16 Perusahaan Tambang Sepakat Perbaiki Jalan Towi-Kolonodale, Dikerjakan Awal Tahun 2026

Muksin Sirajuddin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:55 WIB
PENANDATANGANAN : Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyaksikan penandatanganan kesepakatan penanganan perbaikan ruas  Towi-Kolonodale, Senin (27/10/2025).
PENANDATANGANAN : Bupati Morut, Delis Julkarson Hehi dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyaksikan penandatanganan kesepakatan penanganan perbaikan ruas Towi-Kolonodale, Senin (27/10/2025).

RADAR PALU - Perbaikan ruas jalan Towi-Kolonodale di Kabupaten Morowali Utara (Morut) akhirnya menemukan solusi. Sebanyak 16 perusahaan tambang di kawasan Towi-Ganda-ganda-Kolonodale sepakat memperbaiki jalan poros tersebut mulai awal tahun 2026.

Kesepakatan ini lahir dari pertemuan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi bersama perwakilan 16 perusahaan tambang di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (27/10/2025).

Belasan perusahaan tersebut masing-masing PT Hoffmen Internasional, PT Itamatra Nusantara, PT Mulia Pasific Resources, CV Rezky Utama, PT Sumber Permata Selaras, PT Sumber Swarna Pratama, CV Surya Amindo Perkasa, PT Trinusa Dharma Perkasa, dan PT Usaha Kita Kinerjatama.

Kemudian PT Halmahera International Resources, PT Cipta Hutama Maranti, CV Putri Perdana, PT Palu Baruga Yaku, PT Trinusa Bangun Perkasa, PT Bumi Matano Indah serta PT Bumi Bintang Silika.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti komitmen bersama yang telah ditandatangani seusai Upacara HUT ke-12 Kabupaten Morowali Utara di Kolonodale, 23 Oktober 2025 lalu.

Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor tambang ini menjadi langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat. Jalan Towi -Kolonodale merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan jalur logistik industri tambang di Morut.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pembangunan daerah.

"Perusahaan tambang harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya melalui perbaikan infrastruktur. Jalan Towi-Kolonodale adalah aset publik yang harus kita jaga bersama, " tegasnya.

Baca Juga: Banua Sidat Perluas Kerjasama Ekspor Ikan Sidat, Difasilitasi ITPC Shanghai dengan Potensi Transaksi Rp 239 Miliar per Tahun

Bupati Delis Julkarson Hehi menambahkan, kerusakan jalan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menghambat jalur logistik perusahaan.

Delis menyebut kerja sama ini menjadi bentuk gotong royong pembangunan antara pemerintah dan dunia usaha.

"Dengan gotong royong, kita bisa memperbaiki jalan ini lebih cepat dan efektif. Ini solusi saling menguntungkan bagi semua pihak," ujarnya.

Delis juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Anwar Hafid dan seluruh pimpinan perusahaan tambang atas komitmen mereka dalam mendukung pembangunan infrastruktur Morut.

Beberapa perusahaan telah menyatakan bentuk kontribusi mereka, mulai dari dukungan finansial hingga penyediaan alat berat dan tenaga kerja.

Tim teknis dari Pemprov Sulteng dan Pemkab Morut akan segera berkoordinasi dengan tim perwakilan perusahaan tambang untuk menyusun jadwal kerja dan mekanisme teknis. Proyek perbaikan Jalan Towi-Kolonodale ditargetkan mulai dikerjakan awal tahun 2026.(ham)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Sebanyak 16 perusahaan tambang #Segera berkoordinasi #Perbaiki jalan rusak #Dengan tim perwakilan