Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gempa Parigi Moutong Dipicu Sesar yang Belum Teridentifikasi

Mugni Supardi • Kamis, 4 September 2025 | 15:59 WIB
MENGAMATI : BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu menyebutkan sudah 12 kali gempa susulan di Parigi Moutong.
MENGAMATI : BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu menyebutkan sudah 12 kali gempa susulan di Parigi Moutong.

RADAR PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat 12 kali rentetan gempa bumi susulan yang terjadi di Parigi Moutong sejak Rabu (3/9/2025). 

"Sampai hari ini pukul 11.00 WITA Kamis (4/9/2025), telah terjadi 12 kali gempa susulan," kata Koordinator Data dan Informasi (Datin) BMKG Geofisika Palu, Nurhayati kepada Radar Palu.

Menurut Nurhayati, dari gempa utama M4.8 yang mengguncang Parigi Moutong pada Rabu 3 September 2025, satu kali susulan gempa yang magnitudonya besar yakni 4.7 yang terjadi pada Kamis 4 September 2025.

"Ini masih aktivitas yang normal. Kami menduga karena sesar lokal setempat yang mungkin belum teridentifikasi. Jadi sesar aktif di daerah setempat," jelasnya.

Beberapa waktu terakhir Kabupaten Poso juga diguncang gempa bumi yang dirasakan oleh warga, ketika disinggung apakah gempa Parigi Moutong dipicu rentetan gempa di Poso, Nurhayati mengakui belum bisa dipastikan. 

"Untuk kemungkinannya bisa saja, tapi kami itu tidak bisa pastikan secara sederhana. Bisa saja sistem sesar yang satu memicu sistem sesar yang lain, tapi kalau untuk memastikan tentu saja belum bisa," jelasnya.

Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen) sebut Nurhayati mengidentifikasi ada 50 sumber gempa untuk gempa Sulawesi dan sekitarnya. Namun menurut Nurhayati di Sulawesi Tengah sendiri masih banyak sekali sesar - sesar minor yang belum terindifikasi. Khusus untuk Sulawesi Tengah hampir 30 sesar aktif.(***)

Editor : Mugni Supardi