RADAR PALU - Prestasi gemilang kembali diraih oleh SMP Negeri 5 Palu. Dalam ajang Palu Scout Competition 3 2025 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Palu pada 26-30 Agustus 2025, Falcon Scout Pramuka SMP Negeri 5 PALU sukses meraih Juara Umum 1 Putra Tinggkat Penggalang SMP sekaligus memboyong piala bergilir dan Juara Umum 2 Putri Tingkat Penggalang SMP.
Dalam kompetisi ini, Falcon Scout mengirimkan masing-masing satu regu putra dan putri yang bertanding di berbagai mata lomba dengan memenangkan 16 trofi. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik dalam LKBB, administrasi regu, sandi morse semaphore, asa terampil/cerdas cermat, memanah, pioonering, panjat tebing, senam pramuka, dan P3K.
Kepala SMP Negeri 5 Palu Suhrah S Pd M Pd Kons mengatakan, rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh siswa-siswinya. Menurutnya, sangat luar biasa pengorbanan Falcon Scout karena bisa mengalahkan sekolah - sekolah yang notabenenya memiliki nama besar di Kota Palu. Capaian ini juga kata Suhrah tak lepas dari semangat para anggota Falcon Scout untuk latihan, yang tidak mengenal waktu.
Selama satu minggu kegiatan lomba, para siswa juga di karantina di sekolah, jadi pagi hingga sore mengikuti lomba yang di gelar di lapangan Vatulemo, sore kembali menginap di sekolah.
“Tidak kenal pagi dan sore, di bawah terik matahari mereka tetap latihan. Pihak sekolah juga beri keleluasaan khusus yang ikut lomba, jadi tidak wajib ikuti proses belajar mengajar,” kata Suhrah.
Di samping itu juga support dari orang tua siswa sangat begitu tinggi, pihak sekolah memberikan pemahaman agar memperhatikan asupan dan waktu istirahat dari sang anak ketika di rumah.
“Karena selain fisik, di lomba ini juga butuh pemikiran, kan ada lomba cerdas cermatnya,” lanjut Suhrah.
Suhrah juga selalu menanamkan kepada siswa-siswinya bahwa jika ingin berhasil dalam meraih sesuatu yang terbaik itu butuh pengorbanan, sehingga terus berusaha dan berlatih dengan giat. Dengan capaian ini, Suhrah bertekad akan mempertahankan prestasi ini ke depannya.
Selain rutin latihan, perekrutan siswa akan dilakukan dari kelas VII mulai dari saat ini. Falcon Scout sendiri gabungan antara kelas VIII dan IX. “Akan dipilih bibit-bibit baru dan itu akan digenjot, nanti akan diseleksi satu per satu,” terangnya.
Di sisi lain, dua siswa SMP Negeri 5 Palu juga resmi mengirimkan dua atlet panjat tebing untuk Kota Palu berkat penampilannya yang memukau di Palu Scout Competition. “Ini sangat membanggakan, mereka dilirik oleh pencari bakat untuk mewakili Kota Palu, tidak menutup kemungkinan kalau jika berhasil meraih juara tampil di nasional,” sebut Suhrah
Yang uniknya, atlet panjang tebing putra SMP Negeri 5 Palu ini kata Suhrah, memiliki basic memanjat kelapa yang berada di lingkungan tempat tinggalnya. Sedangkan untuk atlet putri, memiliki latar belakang pencak silat.
“Alasannya mereka dipanggil adalah untuk sekelas pemula mereka mencapai titik top yang mereka harapkan itu sudah sangat luar biasa, memang masih kalah difisik saja dan mental,” ungkap Pembina Penggalang Putra SMP 5 Palu, Kevin S Ak.
Kevin menambahkan, terdapat 10 sekolah ikut ambil bagian dalam Palu Squad Competition tahun ini. Meski penuh semangat, persiapan tidak selalu berjalan mulus. Kevin mengaku bahwa anak-anak hanya mendapat waktu istirahat sekitar tiga hari setelah mengikuti Ranger Squad Competition di Al-Hayrat sebelum kembali latihan intensif untuk kompetisi di Palu Scout Competition 3.
“Persiapan sekitar satu bulan, dan ada beberapa kendala, misalnya peralatan pionering yang harus dipesan dari Makassar. Itu membuat waktu tunggu cukup lama,” ujarnya.
Ia juga menceritakan suka duka dalam proses latihan. Bahkan, saat dirinya sempat sakit, para siswa tetap melanjutkan latihan secara mandiri. Dukungan orang tua menjadi penyemangat tersendiri. “Orang tua selalu hadir mendampingi anak-anak setiap hari lomba,” katanya.
Dari sembilan mata lomba, Kevin mengakui kategori P3K menjadi tantangan tersulit. “Kami masih awam di pertolongan pertama. Kami pikir juri dari Pramuka, ternyata dari PMI, sehingga penilaiannya lebih kompleks,” ungkapnya.
Meski demikian, tim berhasil meraih juara tiga dan mengalahkan sekolah yang biasanya selalu unggul di lomba tersebut.
Ke depan, dirinya berharap semangat anak didiknya tidak pernah padam dan dukungan dari orang tua maupun sekolah terus mengalir. “Harapan kami, prestasi ini bisa terus dipertahankan, anak-anak semakin giat berlatih, dan tetap konsisten di setiap mata lomba,” tutupnya.(acm/mg2)
Editor : Mugni Supardi