Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BMKG : 64 Kali Gempa Susulan di Poso, Kepala BNPB Direncanakan Tinjau Lokasi

Mugni Supardi • Senin, 18 Agustus 2025 | 15:56 WIB

MASIH ADA GEMPA SUSULAN: Dampak kerusakan dari gempa bumi M5.8 di Poso yang terjadi Minggu (17/8/2025) pukul 6.38 WITA.
MASIH ADA GEMPA SUSULAN: Dampak kerusakan dari gempa bumi M5.8 di Poso yang terjadi Minggu (17/8/2025) pukul 6.38 WITA.

RADAR PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat hingga Senin (18/8/2025) sekitar pukul 16.00 WITA terdapat 64 kali gempa susulan di Poso, setelah gempa utama yang mengguncang pada Minggu (17/8/2025) pukul 6.38 WITA.

"Gempa susulan yang paling besar magnitudonya itu 4.1, yang terjadi pukul 22.27 WITA Minggu (17/8/2025), dan M3.9 pukul 00.35 WITA Minggu (18/8/2025)," Kepala BMKG Geofisika Kelas I Palu, Sujabar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus, MM mengakui setidaknya 89 pasien di RSUD Poso harus diungsikan ke tenda BPBD di halaman RSUD. 

"Karena masih ada gempa susulan," kata Akris Fattah.

Rencananya Kepala BNPB Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno akan meninjau lokasi. Kedatangan dua menteri ini untuk percepatan rehab dan rekon pascabencana.

"Langsung masuk ke Poso besok pagi dari Balikpapan, turun di Bandara Kasiguncu karena naik pesawat khusus mereka," sebut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring.

Masih kata Andi, pihaknya sedang meninjau salah satu SD terdampak dan ada satu unit sekolah dasar ini tidak bisa sama sekali digunakan akibat gempa. Siswanya untuk sementara dipindahkan ke lapangan dan Aula Kecamatan.

"Itu di SDN 1 Tankura, akan ditinjau langsung oleh Kepala BNPB besok," ungkapnya.

BPBD Sulteng juga mencatat 9 korban luka berat telah menjalani operasi, 1 korban masih dalam keadaan kritis dan 1 korban meninggal dunia di RSUD Poso. 

Sementara 7 korban luka ringan dalam perawatan di RSUD Poso, 7 korban luka ringan telah ditangani di Puskesmas Tokorondo, 10 korban luka ringan telah ditangani di lokasi oleh DINKES Poso, dan 8 korban luka ringan telah ditangani di Puskesmas Tangkura.

"Untuk warga masih mengungsi mandiri di halaman rumahnya masing-masing," terang Andi Sembiring.

Dari data BPBD Sulteng di Kecamatan Poso Pesisir tepatnya di Desa Masani 1 unit Gereja rusak berat, Desa Bega 2 unit rumah rusak ringan, Desa Tokorondo 2 unit rumah rusak ringan.

Desa Towu 21 unit rumah rusak ringan, 4 rusak berat, 1 unit kantor desa, 1 unit gedung sekolah dasar, 2 unit tempat ibadah.

Desa Lape 8 unit rumah rusak ringan. Desa Tangkura 5 unit rumah rusak berat, 9 unit rumah rusak ringan, 2 unit gereja rusak ringan dan 1 unit gedung sekolah dasar rusak berat. Desa Patiwunga 2 unit rumah rusak berat.

Di Kecamatan Poso Pesisir Utara di Desa Kilo 1 unit rumah rusak ringan, Desa Maranda 4 unit rumah rusak ringan.(***)

 

Editor : Mugni Supardi
#BMKG #poso #BPBD #bnpb #sulteng #gempa susulan