Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jemaat Gereja yang Duduk di Bagian Depan dan Belakang Tertimpa Dinding Bangunan Saat Gempa Poso

Mugni Supardi • Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:52 WIB
BANGUNAN LAMA ROBOH: Suasana di Gereja Elim Desa Masani, di lokasi ini belasan jemaat dilaporkan menjadi korban karena gempa bumi di Poso, Minggu (17/8/2025).
BANGUNAN LAMA ROBOH: Suasana di Gereja Elim Desa Masani, di lokasi ini belasan jemaat dilaporkan menjadi korban karena gempa bumi di Poso, Minggu (17/8/2025).

RADAR PALU - Sebanyak 11 orang warga desa Masani Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Provinsi Sulteng mengalami luka berat akibat gempa Poso bermagnitudo 5.8. 

Bencana gempa yang terjadi yang pada Minggu (17/8) sekitar pukul 6.38 WITA itu juga menyebabkan 6 orang lainnya luka ringan. Seluruh korban sekarang masih dalam perawatan di RSUD Poso. 

Kepala BPBD Poso, Darma Metusala, mengatakan semua korban yang mengalami luka berat dan ringan tersebut merupakan warga desa Masani yang saat gempa terjadi sedang melakukan ibadah pagi di gereja. 

Para korban tertimpa reruntuhan bangunan gereja yang tiba-tiba ambruk karena tak kuat menahan guncangan gempa. 

Kondisi luka berat korban beragam. Namun sebagian besarnya karena mengalami patah tulang kaki dan bagian tubuh lainnya.

"Bangunan yang ambruk ini merupakan bagian dari pada bangunan gereja lama yang belum dirobohkan, karena bangunan gereja baru belum rampung," katanya di lokasi kejadian, Gereja Elim Masani, Minggu (17/8) siang. 

Pantauan di lokasi, bangunan gereja lama yang bagian dinding atasnya ambruk memang berada di dalam bangunan gereja baru. Dimana bangunan gereja baru dibangun dengan lebih luas dan besar membungkus bangunan lama.

Menurut Darma Metusala, lima orang dari 11 korban luka berat butuh tindakan medis lanjut berupa operasi. Operasi sendiri akan dilakukan di RSUD Poso. 

"Penanganan kedaruratan dari bencana gempa ini sudah dilakukan," klaimnya. Sebenarnya kata dia, jumlah warga desa Masani yang mengalami luka ringan akibat gempa ada 19 orang. Namun setelah ditangani di Puskesmas terdekat sudah di bolehkan pulang ke rumah.

Anto, warga Masani, menceritakan momen gempa dan ambruknya dinding bangunan atas gereja tua yang tengah dipadati jemaat. 

"Saat gempa terjadi semua jemaat panik dan berupaya keluar dari dalam gereja. Saat itulah dua sisi dinding bagian atas gereja lama ini ambruk dan menimpa jemaat yang ada," terangnya sambil menunjuk bagian dinding gereja yang telah ambruk. 

"Yang tertimpa material dinding bangunan itu jemaat yang duduk dibagian depan dan belakang. Kalau yang dibagian tengah selamat semua," lanjutnya. 

Setelah guncangan gempa berhenti, Anto dan jemaat lain yang selamat kemudian masuk lagi ke dalam gereja untuk menolong dan mengevakuasi para korban. "Ada yang patah kaki dan ada yang luka di kepala," sebutnya.

Nama-nama korban gempa di Desa Masani, Poso

1. Niluh Sity Tegeg (Luka Berat)

2. Michael J. Amanya (Luka Berat)

3. Ernius Bambe (Luka Berat)

4. Katrin Kande (Luka Berat)

5. Yayuk Suro (Luka Berat)

6. Luciyana Tampatonda (Luka Berat)

7. Eni Erwanti Tedje (Luka Berat)

8. Gun Manitu (Luka Berat)

9. Rode Taboyaba (Luka Berat)

10. Normawati Tadayu (Luka Berat)

11. Yusnan Kaitu (Luka Berat)

12. Yolvin Manitu (Luka Ringan)

13. Dorkas Tonggou (Luka Ringan)

14. Selvi Ndele (Luka Ringan)

15. Demas Nori (Luka Ringan)

16. Roy Teroro (Luka Ringan)

17. Nerlin Rongkas (Luka Ringan). (bud)

Editor : Mugni Supardi
#gempa poso #poso #Poso Pesisir #BPBD #ibadah pagi #gempa #gereja