Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lulus Doktor Ilmu Ekonomi, Menemukan Subsektor Industri Bahan Makanan dan Minuman

Muksin Sirajuddin • Rabu, 30 Juli 2025 | 20:11 WIB

LULUS : Tampak Dewan penguji memberikan ucapan selamat kepada Dr. Simon Antolis, usai dinyatakan lulus di FE Untad.(FOTO : ISTIMEWA/RADAR PALU).
LULUS : Tampak Dewan penguji memberikan ucapan selamat kepada Dr. Simon Antolis, usai dinyatakan lulus di FE Untad.(FOTO : ISTIMEWA/RADAR PALU).
RADAR PALU - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Morowali dan Parimo (2011-2024), berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi di Faklutas Ekonomi (FE) Universitas Tadulako (Untad). Dr. Simon, S.Si., MM, yang bernama lengkap Simon Antolis berhasil meraih gelar Doktor usai berhasil lulus dari program Doktor Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Untad.

Simon lulus medio Juli 2025, di bawah bimbingan Prof. Dr.rer.pol.Patta Tope, SE, selaku promotor dan Dr. Edhi Taqwa, M.Sim selaku ko. promotor.

Keberhasilan diraih Simon sebagai promovendus, dengan disertasi berjudul Analisis Peran Industri Pengolahan dalam Perekonomian, Tinjauan I-O Perekonomian Sulawesi Tengah, dihadapan sidang promosi doktor Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Untad, dipimpin Ketua Sidang Prof. Dr. Ir. Adam Malik, M.Sc.IPU.,ASEAN.Eng selaku Ketua/Penguji dan Sekretaris/penguji Dr. Suparman, SE., M.Si.

Keberhasilan Simon Antolis ditetapkan sebagai Doktor Ilmu Ekonomi, dalam menetapkan subsektor industri pengolahan logam dasar paling dominan berdasarkan NTB terhadap perekonomian Sulawesi Tengah. Juga melalui tabel Input Output Sulteng (IRIO 2016) menganalisis keterkaitan antar sektor industri pengolahan dalam perekonomian Sulawesi Tengah, melalui hilirisasi industri memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Hal ini dampak final demand industri pengolahan terhadap NTB dan Output, pengeluarannya dominan melalui ekspor, disusul konsumsi rt dan investasi.

Demikian pula keterkaitan backward linkage beberapa subsektor industri pengolahan berhubungan dengan bahan baku dan bahan mentah dominan dibandingkan forward linkage subsektor industri makanan dan minuman, di mana ditemukan hasil subsektor industri logam dasar merupakan ekspor langsung ke luar negeri.

Simon menemukan subsektor industri bahan makanan dan minuman merupakan sektor kunci industri pengolahan di Sulteng, mempunyai daya dorong kuat terhadap industri lainnya.

Perbandingan pada nilai NTB, output dan ekspor dari tabel IO 2005 dan tabel IO 2016 membuktikan kenaikan sebanyak 10 kali lipat di Sulteng selama 2005-2016, memberikan bukti hilirisasi industri pengolahan logam dasar dominan mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Kondisi ini membantu menurunkan pengangguran dan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja serta menciptakan lapangan kerja baru.

Simon, dinyatakan lulus sebagai doktor pada Juli 2025, setelah sebelumnya ia sukses mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji Untad.(mch)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Ilmu Ekonomi #Lulus Doktor #Menemukan subsektor industri #Bahan makanan dan minuman #Universitas Tadulako