Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jembatan IV Palu Siap Diresmikan, Simbol Bangkitnya Sulteng Pascabencana

Muhammad Awaludin • Selasa, 1 Juli 2025 | 15:23 WIB
Skema konstruksi Jembatan IV Palu menggunakan metode balance cantilever, dirancang tahan gempa
Skema konstruksi Jembatan IV Palu menggunakan metode balance cantilever, dirancang tahan gempa

RADAR PALU – Setelah tujuh tahun menanti, masyarakat Sulawesi Tengah akhirnya menyambut kembalinya Jembatan IV Palu, ikon utama kota yang sempat luluh lantak akibat gempa dan tsunami pada 28 September 2018 silam. Jembatan legendaris itu akan diresmikan pada 16 Juli 2025 mendatang oleh Menko Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama lima menteri lainnya.

Kabar gembira tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam forum Musrenbang RPJMD 2025–2029 di Gedung Wanita Bidarawasia, Senin (30/6). Peresmian itu tidak hanya menjadi seremoni infrastruktur biasa, tetapi juga momentum monumental yang menandai fase penting dalam rekonstruksi dan rehabilitasi Sulteng pascabencana. 

“Ini bukan sekadar jembatan, tetapi simbol kebangkitan dan harapan masyarakat. Kehadiran menteri-menteri pusat juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pemulihan daerah,” ujar Anwar Hafid.

Jembatan IV Palu memiliki sejarah panjang sejak pertama kali diresmikan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tahun 2006. Bangunan ini menghubungkan wilayah Timur dan Barat Kota Palu serta memperpendek jarak tempuh antarkecamatan. Kini, setelah dibangun kembali dengan struktur tahan gempa dan sistem konstruksi balance cantilever box girder, jembatan ini diharapkan menjadi tulang punggung baru transportasi dan ekonomi kota.

Pemerintah Jepang melalui JICA turut serta dalam pembangunan kembali jembatan tersebut, memperkuat aspek diplomasi infrastruktur antara Indonesia dan mitra internasional. Dukungan dari Kementerian PUPR, konsultan OC Global, dan Yachiyo Engineering turut menjadikan proyek ini contoh rekonstruksi berbasis resiliensi. 

Anwar Hafid menegaskan pentingnya kehadiran seluruh kepala daerah di acara peresmian, bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga sebagai wujud solidaritas pembangunan lintas wilayah.

“Di momen ini, kita menyampaikan aspirasi secara langsung. Mari tunjukkan kesiapan daerah dalam bersinergi dengan pemerintah pusat,” katanya.

Lebih dari sekadar proyek konstruksi, Jembatan IV kini menjadi simbol ketahanan, kolaborasi lintas sektor, dan harapan baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah menuju masa depan yang lebih kuat.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Anwar Hafid #ahy #jembatan IV Palu #pascabencana #sulteng #peresmian