Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Komitmen Perluas Cakupan Jamsostek bagi Para Pekerja, Khususnya Pekerja Rentan

Muksin Sirajuddin • Jumat, 27 Juni 2025 | 15:45 WIB

KANDIDAT : Bupati Touna melalui Pj Sekkab Alfian Matajeng, saat mengikuti wawancara kandidat Paritrana Award Sulawesi Tengah tahun 2025, Kamis (26/06/2025).(FOTO : HERIYANTO LIMAHU/RADAR PALU)
KANDIDAT : Bupati Touna melalui Pj Sekkab Alfian Matajeng, saat mengikuti wawancara kandidat Paritrana Award Sulawesi Tengah tahun 2025, Kamis (26/06/2025).(FOTO : HERIYANTO LIMAHU/RADAR PALU)

RADAR PALU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Unauna (Touna), Sulawesi Tengah, komitmen untuk memperluas cakupan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan di wilayah Kabupaten Touna.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Touna melalui Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Alfian Matajeng saat mengikuti wawancara kandidat Paritrana Award Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025, di Hotel Santika Palu, Kamis (26/06/2025).


Pada kegiatan ini, Pj Sekkab didampingi Plt Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Touna, Taufan H. Tandri serta Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Fitri.

Menurut Alfian, Kabupaten Touna menjadi salah satu dari 6 nominator kategori Pemerintah Kota/Kabupaten. Kabupaten Touna di masa kepemimpinan Bupati Tojo Una-Una terpilih, Ilham Lawidu, memiliki visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan, di mana visi tersebut tentunya berkaitan erat dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,ujar Alfian.

Salah satu capaian utama yang disampaikan adalah kenaikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara signifikan. Adanya kenaikan coverage kepesertaan yang cukup signifikan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar 22,27 persen.

"Hal ini dikarenakan adanya dukungan Pemerintah Daerah dalam melindungi 100 pekerja rentan desa tiap desa yang dianggarkan melalui APBDes. Di Tojo Una-Una terdapat 134 desa, sehingga ada 13.400 pekerja rentan desa yang terlindungi di tahun 2024,"jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Alfian memperkenalkan inovasi daerah bernama Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan Tojo Una-Una atau Pesona Touna. Inovasi ini merupakan tahapan perlindungan pekerja rentan desa dari tahun 2024 berlanjut di tahun 2025 dan juga telah dianggarkan untuk pekerja rentan kelurahan di 12 kelurahan sebanyak 100 orang per kelurahan.

"Kenapa Pesona Touna Karena melihat daya tarik unggulan pariwisata Tojo Una-Una yakni keindahan Togean, sehingga tercetuslah nama PESONA TOUNA untuk inovasi daerah terkait perlindungan jamsos naker, "paparnya.

Menurutnya, Pemkab Touna juga bersiap memperluas cakupan perlindungan dengan memanfaatkan program strategis daerah.

"Kami akan mendorong agar dengan adanya salah satu program strategis Bapak Bupati yaitu ‘Satu Miliar Satu Desa’, yang tadinya perlindungan hanya 100 orang per desa bisa menjadi 150 orang per desa/kelurahan,"ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Touna, Salfia Latuhihin menegaskan BPJS Ketenagakerjaan Tojo Una-Una akan terus bekerjasama dengan Pemkab Touna dalam mendorong dan memastikan Universal Coverage Jamsostek di daerah itu.

"Apalagi sudah dibentuk Tim Percepatan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Tojo Una Una yang diketuai langsung oleh Dinas Teknis yaitu Kadis Nakertrans serta keterlibatan Kepala Daerah dan Kejaksaan sebagai Pelindung dan Penasehat serta OPD terkait lainnya sebagai Anggota,"tegas Salfia.(cr3)



Editor : Muchsin Siradjudin
#nominator #Paritrana Award Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 #Kabupaten Tojo Una Una #sulawesi tengah #inovasi daerah