Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi Dorong Digitalisasi dan Inovasi dalam Pengelolaan Bumdes

Muksin Sirajuddin • Minggu, 22 Juni 2025 | 14:02 WIB

 

 

R

SERTIFIKAT : Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menyerahkan sertifikat kepada peserta Coaching Clinic Pembentukan Badan Hukum Bumdes di Swiss-Belhotel Palu, Sabtu (21/6/2025).(FOTO : ISTIMEWA/
SERTIFIKAT : Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menyerahkan sertifikat kepada peserta Coaching Clinic Pembentukan Badan Hukum Bumdes di Swiss-Belhotel Palu, Sabtu (21/6/2025).(FOTO : ISTIMEWA/
ADAR PALU-Bupati Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulawesi Tengah, Delis Julkarson Hehi ajak pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) berinovasi dan siap memasuki era digital demi penguatan ekonomi desa.

Pesan untuk beradaptasi dengan era digitalisasi desa dan memanfaatkan platform online guna memperluas pasar usaha itu disampaikan Bupati Delis saat menutup Coaching Clinic Pembentukan Badan Hukum Bumdes di Swiss-Belhotel Palu, Sabtu (21/06/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Delis menekankan pentingnya pengembangan kapasitas SDM pengurus Bumdes, baik melalui pelatihan resmi maupun pembelajaran mandiri.

Menurutnya, di tengah kemajuan teknologi dan tren pasar digital, kemampuan manajerial dan inovasi menjadi kunci sukses bagi keberlanjutan usaha desa.

"Sudah saatnya Bumdes masuk ke pasar digital. Mereka bisa membuat aplikasi sederhana untuk menjual produk lokal," ujar Delis.

Ia menyebutkan bahwa peluang usaha bagi Bumdes tetap terbuka lebar, termasuk melalui program makan bergizi gratis, di mana Bumdes dapat berperan sebagai penyedia bahan makanan.

Pelatihan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Morut itu juga dihadiri oleh anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, Sekretaris Kabupaten Morut Musda Guntur, dan Sekretaris Dinas PMD Morut Charles Toha.

Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pendampingan teknis dan hukum kepada pengurus Bumdes agar pembentukan badan hukumnya sesuai regulasi.

Bupati Delis juga mendorong kolaborasi antar desa dengan mendatangkan praktisi bisnis desa, pakar marketing, serta perbankan untuk berbagi pengalaman dan strategi sukses pengembangan unit usaha.

"Pelatihan seperti ini perlu ditingkatkan. Kita perlu belajar dari Bumdes yang telah sukses di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Sekdis PMD Charles Toha mengingatkan seluruh pengurus Bumdes, kepala desa, dan perangkat desa untuk segera menindaklanjuti hasil pelatihan ini.

"Saya berharap seluruh peserta coaching clinic untuk melengkapi seluruh dokumen pembentukan badan hukum," ujarnya.

Charles juga memastikan dinas PMD akan terus mendampingi dan memfasilitasi proses ini secara aktif. Sehingga kelembagaan Bumdes dapat berjalan dengan baik.

"Kami juga berharap Bumdes dapat menjadi ujung tombak pelaksanaan ketahanan pangan di desa dalam medukung program MBG," tandasnya.

Masih di kesempatan itu, Bupati Delis menyampaikan apresiasi kepada kepala desa, Ketua PKK, kader Posyandu, bidan desa, dan tenaga kesehatan atas kontribusinya dalam berbagai program pembangunan desa. Hasilnya, Morowali Utara berhasil menurunkan angka stunting, dan meraih insentif fiskal sebesar Rp 14,9 miliar dari pemerintah pusat.

Tidak hanya itu, desa Kolo Bawah meraih juara 1 dan Gontara juara 3 dalam penilaian Kampung Keluarga Berkualitas tingkat provinsi. Desa Kolo Bawah kini akan mewakili Sulawesi Tengahdi tingkat nasional.(ham)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Apresiasi #morowali utara #mandiri #Bumdes #pembelajaran #Kepala desa #Provinsi Sulawesi Tengah #online