Berbeda dari konser rock pada umumnya, acara ini mengusung konsep rock bernuansa kafe yang lebih intim tanpa menghilangkan energi khas musik keras.
Konser dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 20.30 hingga 23.30 WITA.
Baca Juga: Penambang Emas di Poboya Tewas Jatuh dari Tebing, Polisi Telusuri Aktivitas Tambang
“Konsep Rock to Cafe kami buat untuk mendekatkan musisi dan penonton. Rock tidak harus selalu di panggung besar, tapi bisa dinikmati lebih dekat, lebih hangat, dan tetap bertenaga,” kata Promotor Bateman Production, Steve Oy dalam keterangan tertulisnya.
Empat Band Lintas Generasi Tampil
Bateman Production menyiapkan empat band lintas generasi untuk memanaskan malam rock di Palu. Keempat band tersebut adalah Birminghan, Ourglad, Kawan Lama, dan G Star.
Birminghan dikenal dengan performa panggung yang megah, Ourglad membawa warna modern rock yang dinamis, Kawan Lama mengajak penonton bernostalgia, sementara G Star dijadwalkan menutup acara dengan hentakan rock enerjik.
Baca Juga: Pemkab Sigi Targetkan Verifikasi Penerima Huntap Rampung Akhir Januari 2026
Menurut Steve, pemilihan band dilakukan untuk menjangkau berbagai selera penggemar rock di Palu.
“Kami ingin semua penonton, dari penikmat rock klasik sampai modern, bisa menikmati satu malam penuh energi,” ujarnya.
Tiket Sudah Dijual
Event “Bateman Rock to Cafe” merupakan konser berbayar. Tiket sudah dapat dibeli melalui kanal resmi Bateman Production maupun pembelian langsung di lokasi acara, selama kuota masih tersedia.
Baca Juga: Danau Banano Sebagai Potensi Strategis Penopang Ekosistem Sekaligus Penggerak Ekonomi
Penyelenggara mengingatkan kapasitas 168 House terbatas sehingga penonton disarankan datang lebih awal atau melakukan reservasi.
“Ini bukan sekadar konser, tapi ajang kumpul komunitas rock Palu. Karena itu kami jaga agar suasananya tetap nyaman dan intim,” tutup Steve.
Informasi dan reservasi tiket dapat diakses melalui www.loket.com/event/bateman-rock-to-cafe_kb3P atau menghubungi Promotor Bateman Production di +62 851-6306-1876. (*/agg)
Editor : Agung Sumandjaya