PALU – SDN 11 Palu berada di posisi “aman” untuk perangkat jelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) 22–23 April 2026. Dari 9 peserta, sekolah menyiapkan 15 Chromebook.
Kelebihan perangkat ini membuat pelaksanaan ujian digital dipastikan tanpa hambatan teknis dari sisi alat.
“Persiapan sudah 85 persen. Chromebook 15, siswa cuma 9. Jadi sangat cukup,” kata Kepala SDN 11 Palu, Hj. Nurhayati, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Arbeloa Pasang Target Sapu Bersih Sisa Laga Madrid
Strategi Hindari Gangguan Saat Ujian
Sekolah langsung mengantisipasi titik rawan: jaringan internet.
Lokasi ujian dipusatkan di area dengan sinyal terkuat untuk meminimalisir gangguan saat akses soal berlangsung.
Selain itu, seluruh siswa kelas VI telah digembleng intensif. Latihan dilakukan hampir setiap hari untuk membiasakan pola soal berbasis digital.
Baca Juga: Gol Jarak Jauh Mbappe-Vini Jr Bawa Madrid Kalahkan Alaves
“Pembinaan sudah lama dilakukan. Guru sudah maksimal, tinggal kesiapan anak-anak,” ujarnya.
Target Tinggi, Minimal Tak Turun
Meski tanpa target resmi dari dinas, SDN 11 tetap memasang standar tinggi.
Capaian tahun lalu mencapai 98 persen. Tahun ini, sekolah menargetkan minimal bertahan—bahkan meningkat.
“Jangan sampai turun. Insya Allah bisa lebih baik,” tegas Nurhayati.
Sinyal Jadi Penentu Akhir
Di tengah kesiapan matang, kekhawatiran tetap ada: stabilitas jaringan saat hari H.
Untuk mengurangi risiko, sekolah meliburkan siswa lain dan berkoordinasi dengan dua sekolah terdekat sebagai langkah antisipasi.
Skema ini disiapkan agar ujian tetap berjalan lancar meski terjadi gangguan teknis mendadak.***
Editor : Muhammad Awaludin